Belum Dapat Ajuan, LPSK Kirim Tim Proaktif Kasus Kerangkeng Langkat

CNN Indonesia
Rabu, 26 Jan 2022 12:33 WIB
Ketua LPSK menyatakan tim pihaknya akan pergi ke Sumatera Utara pada Kamis esok untuk proaktif terkait kasus korban kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat. Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo.(CNN Indonesia/ Dika Kardi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo mengaku belum mendapat ajuan permohonan perlindungan korban kerangkeng yang ada di halaman belakang rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin.

Hasto mengatakan pihaknya siap jika diminta memberikan perlindungan untuk saksi atau korban terkait dengan dugaan perbudakan modern usai temuan kerangkeng menyerupai penjara tersebut.

"Sampai saat ini belum ada permohonan masuk. Tapi kami siap melindungi korban atau saksi dalam kasus ini jika ada laporan ke LPSK," kata Hasto kepada CNNIndonesia.com, Rabu (26/1).


Dia juga mengaku akan mengirimkan tim LPSK ke Langkat sebagai upaya proaktif. Pihaknya berencana langsung menemui korban atau saksi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"LPSK akan mengirimkan tim pada Kamis besok, untuk lakukan upaya proaktif ke Langkat, menemui korban sekaligus koordinasi dengan kepolisian daerah," tuturnya.

Temuan kerangkeng manusia di rumah Terbit Rencana Perangin Angin sebelumnya dilaporkan oleh Migrant Care ke Komnas HAM. Kerangkeng yang ditemukan di halaman rumah bupati yang terjerat kasus korupsi tersebut diduga sebagai bentuk perbudakan modern.

Menurut Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, kerangkeng digunakan oleh Terbit untuk tempat rehabilitasi para pecandu narkoba yang sudah berlangsung selama 10 tahun. Meski demikian tempat tersebut tidak mengantongi izin.

Sementara Badan Narkotika Nasional (BNN) mengaku sedang melakukan asesmen guna mengambil keputusan pemindahan warga yang tinggal di kerangkeng.

(mln/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER