Gubernur Bali: Turis Naik 30 Persen, Kasus Covid Juga Mulai Meningkat

CNN Indonesia
Jumat, 28 Jan 2022 08:59 WIB
Gubernur Bali mengaku sudah memprediksi ketika libur nataru ada peningakatan turis, maka dalam tempo dua-tiga pekan pun naik. Dan, itu yang terjadi sekarang. Gubernur Bali Wayan Koster dalam Rakornis Gubernur dan Wakil Pemerintah Pusat Kementerian Dalam Negeri Tahun 2022 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (27/1). (CNNIndonesia/Kadafi)
Nusa Dua, CNN Indonesia --

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, dengan adanya kunjungan wisatawan yang cukup baik pada akhir tahun 2021 juga dibarengi kenaikan kasus Covid-19 di Pulau Dewata itu.

"Tahun 2022, kelihatannya mulai membaik karena wisatawan domestik sudah mulai berdatangan ke Bali. Meskipun baru mencapai sekitar 30 persen dari situasi normalnya," kata Koster saat memberi sambutan di acara Rapat Koordinasi Teknis Gubernur Wakil Pemerintah Pusat Kementerian Dalam Negeri Tahun 2022, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (27/1).

"Pada liburan akhir tahun 2021 lalu. Masuk ke Januari awal tahun 2022 cukup banyak yang datang ke Bali. Hotel cukup tinggi tingkat huniannya tapi saya memperkirakan begitu balik kira-kira dua atau tiga Minggu lagi Covid-19 di Bali pasti naik. Dan benar adanya angka Covid-19 di Provinsi Bali sudah naik lagi," imbuhnya.

Menurutnya, selama tiga bulan terakhir angka kasus aktif Covid-19 di Bali sudah diangka satu digit dan pasien yang meninggal dunia rata-rata nol kasus dan yang sembuh jauh lebih tinggi dari kasus baru.

"Sekarang dalam seminggu ini sudah naik kedua digit dan kemarin baru pertama sudah tembus angka tiga digit. Kemarin kasus barunya muncul 139 kasus baru. Kemudian, yang sembuh 9 orang tapi astungkara yang meninggal nol," jelasnya.

Koster juga memprediksi, bila ada kenaikan kasus Covid-19 di Bali, maka dalam beberapa bulan ke depan kasus Covid-19 di Bali terus naik. Sehingga, pihaknya akan gencar melakukan tes, penelusuran kontak, dan perawatan medis. 

"Saya kira kalau sudah naik, dia akan terus ke sana [naik]. Kita harus melakukan tracing, testing dan treatment. Jadi kira-kira dalam beberapa bulan ke depan ini akan naik lagi. Mudah-mudahan, omicron tidak begitu terdampak di Provinsi Bali. Dan, sejauh ini kami amati dari hasil laboratorium omicron belum begitu banyak masuk ke Provinsi Bali," katanya.

"Sehingga, kami sangat memerlukan pemulihan pariwisata dan dalam waktu jangka waktu pendek ini, memang modalnya adalah orang datang berkunjung ke Provinsi Bali. Seperti kegiatan-kegiatan yang dilakukan kementerian," ujar Koster. 

Lihat Juga :
(kdf/kid)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER