Kronologi Perempuan Diduga Dukun Dianiaya Warga Jeneponto Sulsel

CNN Indonesia
Selasa, 17 Mei 2022 06:55 WIB
Rumah perempuan yang diduga sebagai dukun dirusak puluhan orang di Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Dia juga dianiaya warga. Ilustrasi perusakan. (Foto: iStockphoto/Herwin Bahar)
Makassar, CNN Indonesia --

Rumah perempuan berinisial E (39) dirusak puluhan orang di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (16/5). Dia yang diduga sebagai dukun juga dianiaya warga.

Polisi mengatakan perusakan rumah itu dipicu karena ada pasangan suami istri yang meninggal dunia setelah menjadi pasien E.

"Perempuan inisial E ini melakukan praktik perdukunan di rumahnya, lalu ada pasangan suami istri yang meninggal setelah ditangani oleh E," kata Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Nasaruddin, Senin (16/5) malam.


Kasus ini, kata Nasaruddin, bermula saat seorang warga, Samani (58) dibawa oleh anaknya sendiri ke rumah E dengan maksud ingin berobat pada 14 Mei lalu. Namun, saat pasien baru tiba di depan rumah E tiba-tiba muntah darah dan meninggal dunia.

"Jadi belum masuk di rumah E, kemudian muntah darah lalu meninggal. Kemudian tadi pagi istri almarhum, Bulaeng (58) meninggal juga di puskesmas setelah dirawat karena mengeluh sakit di bagian perut," jelasnya.

Setelah itu, kata Nasaruddin, pihak keluarga dan kerabat almarhum menyangka penyebab kematian pasangan suami istri itu terkait praktik perdukunan yang dilakukan E. Massa kemudian mendatangi rumahnya, lalu merusak serta menganiaya E.

"Jadi pihak keluarga almarhum menganggap bahwa kedua orang itu meninggal dunia disebabkan oleh dukun tersebut, sehingga dengan spontan mereka mendatangi rumah dukun dan melakukan perusakan dan penganiayaan," terangnya.

Akibat kejadian itu, kata Nasaruddin, rumah korban mengalami rusak di bagian depan dan dalam. Sementara, korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

"Saat ini, korban telah mendapatkan perawatan medis. Petugas juga sampai saat ini masih melakukan penjagaan ketat," ujarnya.

Kapolsek Binamu, Iptu Baharuddin mengatakan pihaknya belum mengetahui motif perusakan rumah E. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

Baharuddin menyebut pemilik rumah itu adalah tokoh supranatural alias dukun karena banyak warga yang datang untuk berobat selama ini.

"Iya memang, pemilik rumah itu dukun. Kalau ada yang sakit dia ke situ berobat," katanya.

(mir/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER