Supir Bus Maut di Tol Surabaya-Mojokerto Positif Narkoba

CNN Indonesia
Selasa, 17 Mei 2022 12:31 WIB
Polisi menyebut hasil tes urine supir bus PO Ardiansyah yang mengalami kecelakaan maut di Tol Sumo, mengandung narkoba jenis sabu. Kondisi bus saat kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto, Senin (16/5). (Foto: Arsip PJR Polda Jatim)
Surabaya, CNN Indonesia --

Supir bus PO Ardiansyah yang mengalami kecelakaan maut di Kilometer 712+400 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto Senin (17/5) kemarin, dinyatakan positif narkoba. Hal itu berdasarkan hasil tes urine awal yang dilakukan polisi kepadanya.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman, mengatakan hasil tes urine sementara supir bus Ardiansyah ini dinyatakan mengandung zat sejenis sabu. Untuk memastikan kandungan tersebut, pihaknya juga akan melakukan uji sampel darah.

"Pengemudi ini menggunakan sejenis sabu. Hari ini kami mengambil darah untuk kita kirim ke Labfor untuk memastikan kandungan apa yang ada pada pengemudi ini. Ini hasil sementara dari tes urine," kata Latif, Selasa (17/5).

Dengan temuan itu, Latif pun berkoordinasi dengan Ditreskoba Polda Jatim. Hal itu dilakukan untuk mendalami terkait dengan asal barang tersebut, kapan supir menggunakan narkoba dan lain sebagainya.

"Ini lah yang kita dalami, kita serahkan ke resnarkoba, untuk mendalami dia makai dimana penggunaannya dimana dan lain sebagainya," ujarnya.

Meski begitu si supir hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini, kata Latif, karena polisi masih menunggu lengkapnya keterangan para saksi, yang saat ini masih dirawat karena mengalami luka berat.

"Sementara belum ada [status hukum] karena kami menunggu rekomendasi dari dokter. Sementara ini kami secara resmi belum melakukan pemeriksaan. Kami hanya menggali keterangan yang ada," ucapnya.

Bus PO Ardiansyah dengan nopol S 7322 UW membawa 25 penumpang asal Benowo, Surabaya, dari arahJogja menuju Surabaya mengalami kecelakaan di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) Jawa Timur, Senin (16/5).

Diduga supir bus bernama Ade Firmansyah melaju dengan kecepatan sekitar 100 kilometer per jam di lajur lambat. Namun saat bus tiba di km 712.200 /A, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak tiang VMS (Variable Message Sign) di pinggir bahu jalan tol. Bus terpental hingga terguling.

Karena kejadian itu, 13 penumpang tewas ditempat, dan kemudian satu penumpang lainnya meninggal di rumah sakit. Sementara belasan lain mengalami luka berat.

(frd/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER