Kemenkes: Total Kasus Hepatitis Akut Misterius di RI Jadi 14

CNN Indonesia
Rabu, 18 Mei 2022 13:37 WIB
Sebanyak 13 kasus berstatus pending dan satu probable. Belum ada kasus hepatitis misterius yang secara resmi berstatus terkonfirmasi. Ilustrasi. Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengatakan total kasus hepatitis akut misterius di Indonesia saat ini berjumlah 14 kasus. (Foto: ABC Australia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengatakan total kasus hepatitis akut misterius di Indonesia saat ini berjumlah 14 kasus. Dia menjelaskan, dari jumlah tersebut, sebanyak 13 kasus berstatus pending dan satu berstatus probable.

"Per tanggal 17 Mei kemarin jadi kita ada 14 kasus. Ada pengurangan kasus di probable, ternyata setelah dilakukan pemeriksaan, sepsis bakteri sehingga dia dikeluarkan," kata Syahril dalam keterangan pers, Rabu (18/5).


Sebelumnya Kemenkes mencatat ada 18 kasus hepatitis misterius di Indonesia.

Namun, Syahril menegaskan sampai saat ini belum ada kasus yang secara resmi berstatus terkonfirmasi. Ia mengatakan, Indonesia dan negara-negara dunia lain masih menunggu keputusan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Ia pun menuturkan hingga saat ini Kemenkes belum dapat mendeteksi penyebab penyakit yang diduga hepatitis akut misterius itu.

"Belum ditemukan patogen yang spesifik. Dan di luar negeri pun belum menyebutkan patogen apa yang menjadi penyebab," kata Syahril.

"Kami tidak bisa menyebutkan apa yang menyebabkan, 13 masih pending belum selesai pemeriksaan," imbuhnya.

Sebelumnya, kasus dugaan hepatitis akut misterius di Indonesia berjumlah 18. Dari total itu, tiga kasus di antaranya dirawat di RSCM.

Tiga pasien tersebut meninggal dunia dengan status dua probable dan satu discarded alias 'dikeluarkan' dari daftar lantaran dikonfirmasi terjangkit DBD.

Adapun berdasarkan data Kemekes tujuh provinsi yang melaporkan temuan dugaan kasus hepatitis misterius adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kalimantan Timur.

(yla/tsa)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER