Survei Litbang Kompas: Kepuasan Publik ke Jokowi-Ma'ruf Turun

CNN Indonesia
Senin, 20 Jun 2022 09:11 WIB
Kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf turun 6,8 persen dari Januari ke Juni 2022. Presiden Joko Widodo. (Foto: Muchlis - Biro Setpres)
Jakarta, CNN Indonesia --

Survei nasional Litbang Kompas terbaru menyebutkan kepuasan publik terhadap pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menurun.

Dikutip dari Harian Kompas, Senin (20/6), berdasarkan survei pada periode Juni 2022 ini, tingkat kepuasan publik ada di angka 67,1 persen. Sementara pada Januari 2022, tingkat kepuasan publik ada di 73,9 persen.

Artinya, ada penurunan kepuasan publik sebesar 6,8 persen jika dibandingkan dengan hasil survei pada Januari 2022.

Survei memaparkan sebanyak 44,7 persen publik tak puas dalam hal pemberantasan suap dan jual beli kasus hukum. Sementara sebanyak 43,2 persen mengaku tak puas dalam hal pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Kemudian, sebanyak 37,7 persen publik menyatakan tak puas dengan kinerja pemerintah dalam hal menjamin perlakukan yang sama oleh aparat hukum kepada semua warga.

Selain itu, sebanyak 35,8 persen publik mengaku tak puas dengan kinerja pemerintah dalam hal menuntaskan kasus-kasus kekerasan oleh aparat atau pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Berikutnya, sebanyak 32,7 persen publik mengaku tak puas dengan kinerja pemerintah dalam hal menuntaskan kasus hukum.

Kemudian, khusus di bidang ekonomi, ketidakpuasan tertinggi terkait kinerja pemerintah mengendalikan harga barang dan jasa dengan angka mencapai 64,5 persen. Di urutan kedua, dalam penyediaan lapangan kerja atau mengurangi pengangguran sebesar 54,2 persen.

Turunnya tingkat kepuasan publik ini beriringan dengan menurunnya angka keyakinan publik kepada kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Jika pada survei Januari 2022 angka keyakinan sebesar 70,5 persen, pada survei Juni ini menjadi 63,5 persen.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Sabtu (18/6), meminta masyarakat memahami efek dari situasi global yang saat ini dihadapi semua negara-negara dunia.

Saat ini pemerintah masih fokus untuk mencari keseimbangan akibat perkembangan geopolitik global, di antaranya dengan mencari solusi atas problem pangan dan energi yang harganya terus melambung.

Survei Litbang Kompas ini dilaksanakan pada 26 Mei hingga 4 Juni 2022. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.

Tingkat kepercayaan survei 95 persen, margin of error penelitian sekitar 2,8 persen.

Sementara itu, berdasarkan survei Charta Politika, sebanyak 68,4 persen publik puas dengan kinerja Jokowi-Ma'ruf.

Menurut survei yang diselenggarakan pada 25 Mei-2 Juni 2022 itu, kepuasan publik terhadap Jokowi-Ma'ruf meningkat jika dibandingkan pada April 2022 yang ada di angka 62,9 persen.

(lna/tsa)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER