Wagub DKI Tak Masalah Holywings Ganti Nama untuk Buka Lagi

CNN Indonesia
Senin, 27 Jun 2022 20:51 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut setiap orang tetap memiliki hak untuk membuka usaha meskipun sebelumnya tercatat telah melakukan pelanggaran. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tidak mempermasalahkan jika pengusaha kafe dan bar Holywings yang izinnya telah dicabut kembali membuka usaha yang sama dengan nama lain. (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tidak mempermasalahkan jika pengusaha kafe dan bar Holywings yang izinnya telah dicabut kembali membuka usaha yang sama dengan nama lain.

"Ya memang itu juga terjadi di beberapa tempat ya," kata Riza kepada awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/6).

Meski demikian, Riza mengingatkan agar usaha serupa yang nanti dibuka kembali tersebut harus memenuhi persyaratan dan aturan yang berlaku.

Menurutnya, setiap orang tetap memiliki hak untuk membuka usaha meskipun sebelumnya tercatat telah melakukan pelanggaran.

"Tidak berarti hak usaha kalian dihilangkan, yang dicabut itu kan izin usahanya terkait tempat tersebut yang dianggap melanggar, tapi orangnya tetap punya hak," ujarnya.

Riza mengatakan izin usaha merupakan wewenang pemerintah daerah dan pemerintah pusat yang dalam hal ini dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM). Aturan ini mengacu pada Undang-Undang Cipta Kerja.

Dalam kasus pelanggaran oleh Holywings, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah mengajukan rekomendasi pencabutan izin ke BPKM.

"Nanti sepenuhnya diserahkan ke BPKM," ujar Riza.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut izin usaha semua outlet perusahaan bar dan kafe Holywings karena dinilai terbukti melanggar ketentuan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Benny Agus Chandra mengatakan seluruh outlet Holywings di Jakarta berjumlah 12 tempat.

"Sesuai arahan Gubernur untuk bertindak tegas, sesuai ketentuan dan menjerakan, serta mendasarkan pada rekomendasi dan temuan dua OPD Pemprov DKI Jakarta, maka kami selaku Dinas PM-PTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku," kata Benny dalam keterangan resmi, Senin (27/6).

Ketentuan yang dilanggar antara lain karena Holywings hanya mengantongi Surat Keterangan Pengecer Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (SKP KBLI) 47221. Sertifikat ini hanya membolehkan tempat usaha menjual minuman beralkohol untuk dibawa pulang.

Sementara, menghidangkan minuman beralkohol untuk dikonsumsi di tempat hanya diberikan kepada tempat usaha yang mengantongi sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha bar yang telah terverifikasi.

(iam/fra)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER