Sejumlah Suspek Cacar Monyet di Cianjur Ternyata Kena Rabies

CNN Indonesia
Kamis, 04 Agu 2022 15:16 WIB
Dinas Kesehatan Cianjur memastikan laporan suspek cacar monyet telah ditelusuri. Setelah diperiksa para suspek ternyata terjangkit rabies. Ilustrasi. (Foto: iStockphoto/Diy13)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat menelusuri laporan suspek cacar monyet (monkeypox) yang ternyata mengidap rabies. Sejauh ini Dinkes Cianjur memastikan belum ada warga terinfeksi cacar monyet.

Laporan suspek cacar monyet yang ternyata mengidap rabies itu berasal dari selatan Cianjur.

"Kami telah menerima laporan warga dari sejumlah wilayah di Cianjur selatan yang diduga terjangkit cacar monyet beberapa waktu lalu. Kami langsung melakukan konfirmasi dan dilakukan pengkajian, namun hasilnya sejumlah warga itu bukan terkena cacar monyet, tapi rabies," katanya.

Sekretaris Dinkes Cianjur Yusman Faisal mengatakan meski belum ditemukan, pihaknya mengimbau warga tetap waspada dan segera melapor dan memeriksakan diri ke puskesmas jika mengalami gejala gatal dan muncul bercak seperti cacar.

Yusman juga meminta warga menjaga pola hidup sehat dengan tetap menggunakan masker saat aktivitas di luar rumah agar terhindar dari virus berbahaya.

Menurut Yusman Cianjur saat ini belum melakukan vaksinasi cacar monyet karena masih menunggu arahan pemerintah pusat. Sedangkan untuk rabies pihaknya sudah menyiapkan pusat pelayanan suntik rabies di sejumlah puskesmas.

"Kita sudah menyiapkan tempat di beberapa kecamatan untuk sentra suntik rabies guna memudahkan warga mendapatkan pelayanan dan penanganan cepat," katanya.

Pihaknya juga meminta warga untuk meningkatkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya mencegah terjadinya penyebaran cacar monyet dan penyakit menular lainnya. Jika terdapat warga yang mengalami cacar monyet segera melapor diri ke Dinkes Cianjur atau petugas puskesmas.

"Kami akan melakukan penanganan cepat ketika ada laporan. Harapan kami virus cacar monyet tidak sampai menjangkit di Cianjur. Untuk pencegahan akan segera dilakukan setelah dapat instruksi dari pemerintah pusat," katanya.

(Antara/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER