Prabowo Jawab Sindiran 2 Kali Kalah Capres: Pejuang Jatuh Itu Biasa

pop | CNN Indonesia
Sabtu, 13 Agu 2022 06:00 WIB
Ketum Gerindra Prabowo Subianto menjawab sindiran yang kerap diteirma mengenai dua kali kekalahan saat menjadi capres di Pemilu 2014 dan 2019. Ketum Gerindra Prabowo Subianto menjawab sindiran yang kerap diteirma mengenai dua kali kekalahan saat menjadi capres di Pemilu 2014 dan 2019. (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjawab sindiran yang kerap diterima mengenai dua kali kekalahan saat menjadi calon presiden (capres) di Pemilu tahun 2014 dan 2019.

"Ada yang bertanya ya mungkin nyindir-nyindir, sudah sekian kali kalah kok mau maju lagi. Mungkin mereka tidak mengerti arti pejuang," ungkapnya dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/8) malam.

Menurut dia, mereka yang melontarkan sindiran tersebut tidak mengetahui arti dari perjuangan. Prabowo menyebutkan bahwa bagi pejuang tidak ada istilah kalah.

"Waktu Bung Karno dipenjara oleh Belanda, apakah dia menghentikan perjuangannya. Bagi seorang pejuang, jatuh itu biasa," ujarnya.

Prabowo juga menyatakan siap maju sebagai calon presiden ketiga kalinya di Pemilu 2024.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim setelah saya mempelajari dan mendengarkan dengan seksama, sikap setiap DPD dan setiap sayap partai, yang mengharapkan saya untuk menerima pencalonan sebagai presiden Republik Indonesia tahun 2024," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memamerkan seninya bernegara dengan mengubah persaingan menjadi mitra dengan Presiden Joko Widodo.

Prabowo dan Jokowi memang bersaing di dua pemilu sebagai calon presiden yakni pada 2014 dan 2019. Dalam kedua pemilu itu, Prabowo dua kali kalah oleh Jokowi.

Namun, Prabowo memamerkan pencapaiannya yang suportif dengan tetap mengakui kekalahan pemilu.

"Seni bernegara yang tertinggi adalah kalau kita bisa meyakinkan lawan untuk jadi kawan. Di situlah saya mengakui kepemimpinan dan kenegarawanan Pak Joko Widodo," ujar Prabowo.

"Saya tidak tahu ilmunya apa, saya yang tadinya lawan, beliau bisa jadikan kawan, sekarang sama-sama membangun bangsa Indonesia," sambungnya.

Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebutkan bahwa 34 DPD Partai Gerindra telah menyatakan dukungan agar Prabowo Subianto maju dalam Pilpres 2024.

"Sebanyak 34 Dewan Perwakilan Daerah Partai Gerindra dan seluruh Indonesia dan organisasi-organisasi sayap di bawah Partai Gerindra menyampaikan aspirasi meminta kepada Prabowo Subianto untuk maju kembali menjadi calon presiden dari Partai Gerindra tahun 2024," kata Dasco.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menyebutkan bahwa sosok calon wakil presiden (Cawapres) yang diusung partainya akan ditentukan oleh Prabowo Subianto.

"Soal (calon) wapres, soal koalisi dan seterusnya, semua diserahkan kepada kebijakan dan keputusan dewan pembina," kata Muzani.

Partai Gerindra perlu berkoalisi dengan partai lain untuk dapat mengusung capres dan cawapres pada Pemilu 2024. Tapi, Muzani menyebutkan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan hadir pada hari kedua pelaksanaan Rakernas, Sabtu (13/8).

"Rencananya besok kita akan kedatangan tamu yang mulia saudara seperjuangan dari partai kebangkitan bangsa," ujarnya.

Muzani menyebutkan, dalam Rapimnas yang diikuti 8.500 kader itu, seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Indonesia meminta agar Prabowo Subianto maju di Pilpres 2022.

(pop/ANTARA/rds)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER