Poin-poin Penting Pidato Jokowi di Sidang Tahunan MPR

CNN Indonesia
Selasa, 16 Agu 2022 19:06 WIB
Jokowi mengawali pidatonya soal krisis yang melanda dunia, dengan mengatakan bahwa saat ini dunia menghadapi krisis multidimensi. Presiden Joko Widodo mengepalkan tangan saat menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2022 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah pesan optimisme dan semangat persatuan dalam pidato di Sidang Tahunan MPR hari ini, Selasa (16/8).

Jokowi mengawali pidatonya berkaitan dengan krisis yang melanda dunia. Jokowi mengatakan dunia menghadapi krisis multidimensi.

"Krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya pulih. Perekonomian dunia belum sepenuhnya bangkit. Tiba-tiba meletus perang di Ukraina, sehingga krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan tidak terhindarkan lagi," kata Jokowi.

Berikut poin-poin penting yang disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato di Sidang Tahunan MPR hari ini:

APBN Cuma Tanggung 20 Persen Pembangunan IKN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengumbar janji bahwa APBN hanya menanggung 20 persen dari total pembangunan ibu kota baru (IKN) dan sisanya 80 persen dari swasta.

Ia menjelaskan pemerintah akan mendorong investasi swasta dalam membangun IKN di Kalimantan Timur. Setidaknya, 80 persen pembangunan IKN akan ditopang dari swasta.

"Kawasan Inti Pusat Pemerintah (di IKN) memang dibangun oleh APBN, tetapi selebihnya 80 persen investasi swasta diundang untuk berpartisipasi," ungkap Jokowi.

RUU KKR dalam Pembahasan

Jokowi mengatakan Rancangan Undang-Undang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (RUU KKR) masih dalam pembahasan.

Jokowi menyebut RUU KKR menjadi perhatian pihaknya dalam rangka penyelesaian kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat.

"RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi sedang dalam proses pembahasan," kata Jokowi.

Minta Tak Ada Politisasi Agama

Presiden Jokowi mengingatkan agar tak ada lagi yang menggunakan politisasi agama di pemilu dan pilpres 2024 mendatang. Dia meminta semua pihak agar mendukung pemilu yang kini tengah dipersiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Jokowi berharap demokrasi Indonesia semakin dewasa. Dia ingin agar konsolidasi nasional juga terus diperkuat oleh semua lapisan.

Indonesia di Puncak Kepemimpinan Global

Jokowi menyatakan bahwa Indonesia saat ini tengah berada di puncak kepemimpinan global dan punya kesempatan untuk membangun kerja sama internasional.

Jokowi mengatakan Indonesia saat ini sedang mendapatkan kepercayaan internasional yang meningkat. Salah satu faktornya karena Indonesia diterima oleh Rusia dan Ukraina sebagai jembatan perdamaian.

"Kita berada di puncak kepemimpinan global dan memperoleh kesempatan besar untuk membangun kerja sama internasional," kata Jokowi.

Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen

Presiden Jokowi menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,3 persen pada 2023. Angka itu sama seperti target pada 2022.

Untuk mencapai itu, pemerintah akan mendorong penciptaan lapangan kerja baru. Dengan demikian, penyerapan tenaga kerja juga bertambah.

Turunkan Angka Kemiskinan Jadi 8,5 Persen

Presiden Jokowi menargetkan angka kemiskinan turun menjadi 7,5 persen-8,5 persen pada tahun depan.

Target angka kemiskinan ini lebih rendah dibandingkan realisasi per Maret 2022 yang tercatat sebesar 9,54 persen.

"Dengan pengelolaan fiskal yang kuat, disertai dengan efektivitas dalam mendorong transformasi ekonomi dan perbaikan kesejahteraan rakyat, angka kemiskinan dapat ditekan dalam rentang 7,5-8,5 persen," ujarnya.

(cyn/ain)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER