Tabung Kompor Meledak saat Ngaben Massal, 8 Alami Luka Bakar

CNN Indonesia
Sabtu, 20 Agu 2022 12:31 WIB
Delapan orang mengalami luka bakar akibat ledakan tabung minyak kompor pembakaran jenasah saat upacara ngaben massal di Gianyar, Bali. Ilustrasi ngaben. Insiden ledakan terjadi di salah satu upacara adat ini. (Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
Gianyar, CNN Indonesia --

Delapan orang mengalami luka bakar akibat ledakan tabung minyak kompor pembakaran jenasah saat upacara ngaben atau kremasi massal di Kuburan Desa Adat Selat, Desa Belega Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (19/8) pukul 19:30 WITA.

"Terjadinya korban luka bakar kemungkinan posisi korban dekat dengan sumber ledakan. Kasus ini, masih dalam lidik Polsek Blahbatuh," kata Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto, dalam keterangannya, Sabtu (20/8).

Korban luka bakar itu antara lain I Ketut Muliana (49) mengalami kedua jari tangan melepuh, Adi Wiranata (32) kedua tangan luka dan tubuh mengalami melepuh sekujur tubuh, I Gusti Nyoman Gede (60) mengalami siku tangan kiri luka, I Kadek Dwi Putra Jaya (32) mengalami luka melepuh sekujur tubuh.

Kemudian, I Gusti Ngurah Pradita (11) mengalami luka melepuh pada bagian tubuh, Bagus Oscar (34) mengalami luka melepuh sekujur tubuh, I Gusti Made Budiarta (50)

mengalami luka melepuh pada sekujur tubuh, I Kadek Gian Pramana Putra (15) mengalami luka bakar sekujur tubuh.

Peristiwa itu, bermula dari upacara ngaben massal pembakaran tulang belulang atau kerangka jenasah dan sarana upacara Ngaben massal, pukul 18.45 WITA, di kuburan Desa Adat Selat, Desa Belega.

Agenda ini diikuti oleh 14 kelompok dan 64 sawe atau ruhani leluhur umat Hindu yang telah meninggal.

Saat upacara berlangsung, tabung minyak kompor jenasah meledak di lokasi pembakaran sawe kelompok Arya Tanmundur atau pembakaran yang terakhir.

Tabung minyak yang berisi bahan bakar solar tiba-tiba meledak dan mengakibatkan kebakaran serta korban luka bakar, baik dari petugas kompor maupun warga masyarakat di sekitar lokasi.

Berdasarkan keterangan warga atau pemilik kompor jenasah I Made Suarta alias Pak Kade, kompor pembakaran jenasah digunakan sebanyak tujuh kompor dengan menggunakan lima buah tabung minyak berbahan bakar solar dan satu unit kompresor berbahan bakar pertalite.

"Dari hasil pengamatan, belum diketahui penyebab pasti terjadinya ledakan. Namun, di TKP ditemukan kondisi tabung minyak dalam keadaan jebol di bagian bawah, kompresor pendorong minyak yang menghubungkan tabung dan selang rusak terbakar," ujarnya.

"Untuk korban untuk mendapat pertolongan di Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar, 8 korban dalama perawatan luka bakar. Kemungkinan terjadinya ledakan akibat arus balik udara dalam kompresor dan jarak selang antara tabung dan kompresor terlalu pendek sehingga terjadi panas pada tabung minyak dan meledak," ujarnya.



(kdf/arh)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER