Cak Imin Dibobol Bjorka: Ini Mengerikan, Ratusan Pesan Masuk WhatsApp

CNN Indonesia
Selasa, 13 Sep 2022 16:07 WIB
Muhaimin Iskandar mengaku menerima ratusan pesan WhatsApp tak jelas usai data pribadinya diretas dan disebar oleh hacker Bjorka. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat menghadiri deklarasi damai yang diadakan KPU di Monas, Jakarta (23/9). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku menerima ratusan pesan tak jelas usai data pribadinya diretas dan disebar oleh hacker Bjorka.

Cak Imin menyebut ponselnya mulai dibanjiri ratusan pesan WhatsApp sejak Senin (12/9). Dia pun memutuskan untuk sementara waktu tak menggunakan WhatsApp mulai hari ini.

"Ini mengerikan karena WA saya mulai jam 9 itu, WA saya itu ratusan WA masuk. Berbagai macam, itu karena bocor," kata dia di Kompleks Parlemen, Selasa (13/9).

"Karena itu saya mengundurkan diri dari WA hari ini. Karena WA saya bocor dengan macam-macam isinya," tambahnya.

Cak Imin juga membantah pernyataan Bjorka yang menyebut dirinya telah memanfaatkan nama Bjorka saat kampanye. Dia mengaku tak mengenal Bjorka dan menyebutnya hendak menjatuhkan namanya.

"Itu bukan saya. Bukan saya. Saya tidak tahu sama sekali itu. Itu siapa. Jangan jangan orang yang mau menjelekkan saya juga, saya enggak tahu," kata Cak Imin.

Sebagai Wakil Ketua DPR, Cak Imin mengaku akan mempercepat pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) agar hal serupa tidak terus berlanjut dan berulang.

Dia mengakui rentetan data pribadi dan lembaga yang dijebol dan disebar Bjorka menunjukkan sistem pertahanan nasional sedang terganggu. Dia mendorong agar semua lembaga bekerja sama mengatasi mengatasi masalah tersebut.

"Saya kira pemerintah apakah Kominfo atau Menko Polhukam atau Kepolisian harus bahu membahu, ini perang ini, pasukan harus disiapkan," katanya.

Bjorka telah membagikan beberapa data Cak Imin lewat akun Telegram. Data-data pribadi Cak Imin tersebar dengan data Menko Polhukam Mahfud MD.

Data-data yang dibagikan yakni nama lengkap, nomor induk kependudukan (NIK), alamat rumah, hingga data vaksinasi. Terhadap Cak Imin, Bjorka menganggap mantan Menteri Ketenagakerjaan itu memanfaatkan dirinya untuk kampanye.

"Yea you're seeking attention by using my name for your shitty campaign? Ok now its time to check your notifications (Ya, Anda cari perhatian dengan memanfaatkan nama saya untuk kampanye Anda. Sekarang, waktunya untuk mengecek notifikasi Anda)" tulis Bjorka.

(thr/pmg)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER