Wakil Ketua DPRD Depok Injak Sopir Truk Tempuh Jalur Mediasi

CNN Indonesia
Senin, 26 Sep 2022 11:17 WIB
Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri bakal menjalani proses mediasi dengan sopir truk Ahmad Misbah (24) di Polres Metro Depok, Senin (26/9). Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri bakal menjalani proses mediasi dengan sopir truk Ahmad Misbah (24) di Polres Metro Depok, Senin (26/9). Foto: CNN Indonesia
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri bakal menjalani proses mediasi dengan sopir truk Ahmad Misbah (24) di Polres Metro Depok, Senin (26/9).

Proses mediasi ini dilakukan terkait aksi Tajudin yang menghukum sopir truk tersebut dengan cara push up. Bahkan, disebut sempat melakukan aksi penginjakan.

"Kedua belah pihak telah menyampaikan bahwa hari Senin akan datang ke Polres untuk menyelesaikannya. Nanti polisi yang menentukan, kan ada mekanisme restorative justice," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan.

Zulpan turut menyebut bahwa sudah ada kesepakatan damai antara kedua belah. Merujuk pada kesepakatan itu, kata Zulpan, pihaknya pun memberi ruang untuk dilakukan proses mediasi.

"Prinsipnya, jika sudah ada kesepakatan damai, akan difasilitasi melalui mekanisme restorative justice," ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri menyampaikan pihaknya akan hadir secara langsung dalam proses mediasi tersebut.

"Iya kita datang," ucap Tajudin singkat.

Sebelumnya, beredar sebuah video yang memperlihatkan Tajudin menyuruh sopir truk untuk melakukan push up dan berguling-guling di Jalan Raya Krukut, Limo, Depok.

Tajudin pun mengakui bahwa pria yang ada di dalam video itu adalah dirinya. Ia juga menyebut bahwa tindakan itu merupakan sebuah kekhilafan.

"Saya melampaui batas kewenangan saya, bukan tugas saya menghukum itu, tapi didasari kekhilafan saya," kata Tajudin saat dihubungi, Jumat (23/9).

Namun, ia menerangkan bahwa dirinya melakukan tindakan itu bukan tanpa alasan. Tajudin mengatakan tindakannya itu berdasarkan laporan warga bahwa truk masih melintas di ruas jalan tersebut sementara terdapat pipa gas di sekitar lokasi tersebut.

Ia khawatir jika truk melintas di ruas jalan tersebut bisa merusak pipa gas dan menyebabkan warga sekitar menjadi korban jiwa.

Tajudin juga mengklaim bahwa dirinya telah bertemu dengan sopir serta pemilik truk dan meminta maaf. "Saya sudah minta maaf," ujarnya.

(dis/gil)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER