Alasan Sopir Truk Cabut Laporan usai Diinjak Pimpinan DPRD Depok

CNN Indonesia
Senin, 26 Sep 2022 21:07 WIB
Sopir truk bernama Ahmad Misbah mencabut laporan yang ia layangkan terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri usai diinjak. Ilustrasi sopir truk diinjak. (CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sopir truk bernama Ahmad Misbah mencabut laporan yang ia layangkan terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri. Alasannya, Misbah selaku terlapor mengakui bahwa dirinya juga bersalah dengan warga di sekitar Jalan Raya Krukut.

"Jadi bahwa si pelapor juga ikut merasa bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan," Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heros Baruno kepada wartawan, Senin (26/9).

Yogen menyebut bahwa Misbah juga turut menyampaikan permintaan maafnya kepada warga setempat dalam sebuah video.

"Memberikan pernyataan maaf kepada masyarakat Krukut, terkait dia lewat di situ, kemudian muatannya menabrak portal sehingga akhirnya mengganggu aktivitas lalu lintas," tuturnya.

Dengan pencabutan laporan itu, maka kasus antara Misbah dan Tajudin pun berakhir damai. Kedua belah pihak, kata Yogen, juga telah membuat kesepakatan damai.

Yogen mengungkapkan Tajudin juga telah menelepon orang tua pelapor untuk meminta maaf dan menyatakan siap bertanggung jawab atas pemulihan kondisi yang bersangkutan.

Yogen menyebut bahwa hasil pemeriksaan dokter sopir truk itu mengalami luka lebam. Namun, untuk kondisinya secara detail, masih menunggu hasil visum.

"Iya terkait itu (pemulihan kondisi sopir truk) pak Tajudin siap bertanggung jawab," ucap Yogen.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan Tajudin menyuruh sopir truk untuk melakukan push up dan berguling-guling di Jalan Raya Krukut, Limo, Depok beredar di media sosial.

Tajudin telah mengakui bahwa pria yang ada di dalam video itu adalah dirinya. Ia juga menyebut bahwa tindakan itu merupakan sebuah kekhilafan.

"Saya melampaui batas kewenangan saya, bukan tugas saya menghukum itu, tapi didasari kekhilafan saya," kata Tajudin saat dihubungi, Jumat (23/9).

Namun, kata dia, tindakan itu bukan tanpa alasan. Tajudin mengatakan tindakannya itu berdasarkan laporan warga bahwa truk masih melintas di ruas jalan tersebut sementara terdapat pipa gas di sekitar lokasi tersebut.

Ia khawatir jika truk melintas di ruas jalan tersebut bisa merusak pipa gas dan menyebabkan warga sekitar menjadi korban jiwa.

(dis/DAL)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER