BPOM Uji Sampling Mie Sedaap Buntut Penarikan Produk di 3 Negara

CNN Indonesia
Selasa, 11 Okt 2022 12:01 WIB
Kepala BPOM mengatakan pihaknya sedang melakukan kajian dan masih uji sampling produk Mie Sedap yang ditarik dari tiga negara. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito. (CNN Indonesia/Djonet Sugiarto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bakal melakukan pemeriksaan produk Mie Sedaap secara acak imbas penarikan produk itu dari pasar di tiga negara.

Sebelumnya sejumlah varian yang ditarik dari peredaran Hong Kong, Singapura, dan Malaysia karena dilaporkan mengandung residu pestisida etilen oksida (EtO).

Sebagai informasi, EtO merupakan pestisida yang digunakan untuk fumigasi. Temuan residu EtO dan senyawa turunannya yaitu 2-Chloro Ethanol/2-CE dalam pangan merupakan emerging issue atau isu baru yang dimulai dengan notifikasi oleh European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) pada 2020.

"BPOM sedang melakukan kajian dan masih sampling. Tapi produk yang terdaftar di Indonesia aman," kata Kepala BPOM Penny K Lukito saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (11/10).

Penny sebelumnya juga menjelaskan sejauh ini Codex Alimentarius Commission (CAC) sebagai organisasi internasional di bawah Badan Kesehatan Dunia (WHO) atau Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) belum mengatur mengenai EtO dan senyawa turunannya, serta pengaturannya yang sangat beragam di berbagai negara.

Maka BPOM menurutnya menindaklanjuti isu ini dengan meminta klarifikasi dan penjelasan lebih rinci kepada otoritas keamanan pangan Hong Kong mengenai hasil pengujian dimaksud. Selanjutnya, BPOM juga tengah berproses melakukan kajian kebijakan mengenai EtO dan senyawa turunannya pada mie instan.

BPOM juga mengaku bakal terus memantau perkembangan terbaru terkait peraturan dan standar keamanan pangan internasional, serta melakukan sampling dan pengujian untuk mengetahui tingkat kandungan senyawa tersebut pada produk dan tingkat paparannya

"BPOM secara terus-menerus melakukan monitoring dan pengawasan pre dan postmarket terhadap sarana dan produk yang beredar untuk perlindungan terhadap kesehatan masyarakat dan menjamin produk yang terdaftar di BPOM dan beredar di Indonesia aman dikonsumsi," ujar Penny.

Sementara itu, Wings Group selaku perusahaan induk dari Mie Sedaap juga telah membantah produk mi instannya menggunakan EtO atau pestisida yang digunakan untuk fumigasi.

Wings Group menegaskan Mie Sedaap memenuhi standar pangan internasional dan aman dikonsumsi meski ditarik dari Singapura, Hong Kong, dan Malaysia.

Wings Group juga menyinggung penjelasan BPOM tempo hari lalu yang mengatakan produk Mie Sedaap yang beredar di Indonesia memenuhi persyaratan yang ada.

(khr/kid)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER