Kantor Partai Aceh Dikepung Polisi Bersenjata Jelang Milad GAM

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Des 2022 20:16 WIB
Kantor DPA Partai Aceh di Banda Aceh dikepung polisi bersenjata lengkap sejak Jumat, menjelang peringatan milad GAM besok. Foto ilustrasi. Kantor DPA Partai Aceh di Banda Aceh dikepung polisi bersenjata lengkap sejak Jumat, menjelang peringatan milad GAM Minggu (4/12). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Aceh, CNN Indonesia --

Kantor Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh di kawasan Batoh, Banda Aceh, dikepung polisi bersenjata lengkap sejak Jumat (2/12) hingga Sabtu (3/12), menjelang milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 4 Desember 2022.

Jubir Partai Aceh, Nurzahri mengatakan ia tidak mengetahui apa alasan petugas gabungan ditempatkan di setiap sudut kantor partai tersebut.

"Sejak kemarin pagi dikepung oleh sejumlah pihak kepolisian dengan bersenjata lengkap tanpa pemberitahuan ke kami," kata Nurzahri kepada wartawan, Sabtu (3/12).

Mereka hanya menunjukkan sekilas surat tugas dari Polda Aceh tentang penugasan, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut. Begitu pun surat tugas tersebut juga tidak diberikan untuk pihak Partai Aceh.

Untuk itu, menurutnya, Partai Aceh merasa keberatan dengan upaya pengepungan tersebut karena tanpa alasan yang jelas.

"Ini terkesan sangat arogan dan sangat militeristik, apalagi Partai Aceh adalah sebuah lembaga politik yang telah disahkan oleh pemerintah" ucapnya.

Nurzahri bilang seharusnya setelah 17 tahun perdamaian GAM-RI, pola militeristik dengan pendekatan bersenjata tidak lagi menjadi pilihan pihak kepolisian dalam melakukan tindakan terkecuali dalam kasus-kasus kriminal.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy membenarkan penempatan anggota Polri di kantor Partai Aceh. Pihak kepolisian berdalih hanya pengamanan objek vital jelang Milad GAM 4 Desember.

"Itu penjagaan di objek vital, salah satunya ada di kantor Partai Aceh, dalam rangka pengamanan hari 4 Desember melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan," ujar Winardy saat dikonfirmasi.

Menurutnya penjagaan itu hanya untuk mengamankan agar tidak terjadi kejadian yang bisa menyulut ketidakstabilan keamanan dan ketertiban.

"Justru kita mengamankan seluruh objek vital, agar tidak ada kejadian yang bisa menyulut dan membuat persepsi publik menjadi ketidakstabilan keamanan dan ketertiban," sebutnya.

Diketahui, setiap tanggal 4 Desember eks Kombatan GAM merayakan milad. Mereka biasanya berziarah ke makam pentolan GAM Hasan Tiro.

(dra/pmg)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER