Eks Napi Teroris Duga Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Pakai Panci

CNN Indonesia
Kamis, 08 Des 2022 03:00 WIB
Mantan narapidana terorisme menduga pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar bawa bahan peledak yang disimpan dalam tas punggung. Bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung tewaskan polisi dan pelaku. (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan narapidana terorisme, Sofyan Tsauri menduga pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung membawa bahan peledak yang disimpan dalam tas punggung.

Sofyan juga menyampaikan bahwa jenis peledak yang dipakai oleh pelaku adalah TATP atau yang kerap disebut the mother of satan.

"Dilihat lukanya si pelaku bomber, belakang punggung berlubang besar, artinya dia bawa bom ransel di belakang, entah pakai panci atau Tupperware, masih di teliti. Yang jelas ketika 'blarrr', efeknya ke depan," kata Sofyan dalam keterangannya, Rabu (7/12).

Dari temuan di lokasi, Sofyan menduga bahwa pelaku terkait dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Ini merujuk pada angka '1515' yang ada pada sepeda motor warna biru milik pelaku bom bunuh diri.

"Di atas lampu ada bendera 1515, artinya itu dari kelompok 1515, artinya kelompok JAD," ujarnya.

Sementara untuk motif pelaku, kata Sofyan, bisa terlihat dari tulisan yang ditempel pada kendaraan milik pelaku. Kendati demikian, Sofyan tak menjelaskan secara rinci terkait arti tulisan tersebut.

"Motif pelaku terlihat dari motornya tertulis KUHP dan hukum syirik/kafir perangi penegak hukum setan QS 9: 29," ucap dia.

Lebih lanjut, mantan narapidana terorisme ini menyebut bahwa target dari aksi para pelaku teror ini masih sama. Yakni, simbol-simbol pemerintah, seperti polisi dan lainnya.

Diberitakan, aksi bom bunuh diri terjadi di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung pada Rabu (7/12) sekitar pukul 08.20 WIB.

Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengatakan peristiwa itu terjadi saat jajaran Polsek Astana Anyar sedang melakukan apel pagi. Saat itu, seorang laki-laki masuk ke dalam Polsek dengan mengacungkan senjata tajam dan menerobos barisan apel.

Peristiwa ini mengakibatkan 1 anggota polisi meninggal dunia dan 9 orang lainnya menjadi korban luka dan saat ini telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

(dis/DAL)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER