Kabupaten Tangerang 3 Hari Terendam Banjir, 1000 Orang Mengungsi
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Banten, selama 3 hari yakni sejak Minggu (11/1) hingga Selasa (13/1).
Berdasarkan data BPDB Kabupaten Tangerang setidaknya ada 1.000 orang terdampak banjir yang mengungsi.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik mengatakan seribuan pengungsi tersebut telah dievakuasi ke fasilitas umum yang dinilai aman dari banjir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Evakuasi sementara yang dapat kami update sekitar 1.000 orang," ujar Taufik, Selasa kemarin.
Secara umum, Taufik mengatakan, terdapat 50 ribu warga yang terdampak. Namun mayoritas korban banjir memilih bertahan di rumahnya masing-masing.
Ia menyebut, pihaknya telah mendistribusikan bantuan logistik ke seluruh korban banjir.
"Update terakhir, ada sekitar 10 ribu kepala keluarga atau sekitar 50 ribu jiwa yang terdampak," ujar Taufik.
18 titik banjir di enam kecamatan
Taufik mengungkapkan, banjir terjadi di 18 titik yang berada di enam kecamatan, dengan ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 1 meter. Genangan air merendam ratusan rumah warga serta area persawahan.
"Tidak ada perubahan banyak, beberapa sudah ada yang mulai surut," ungkapnya.
Meski banjir berangsur surut, BPBD masih mewaspadai banjir susulan seiring prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan yang akan kembali mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang.
"Masyarakat perlu waspada. Kami mengajak masyarakat untuk bergotong-royong membersihkan saluran air dari sumbatan sampah," imbaunya.
[Gambas:Video CNN]

