Tambang Emas di Bogor Dikabarkan Meledak, Karbon Monoksida Tinggi

CNN Indonesia
Rabu, 14 Jan 2026 17:46 WIB
Ilustrasi. Penampakan salah satu sudut pintu masuk menuju tambang emas di Pongkor, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu. (AFP/DAENG MANSUR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kecelakaan dikabarkan terjadi di tambang emas milik PT Antam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (14/1).

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan itu, dan langsung mengecek ke lokasi.

Dia belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut, karena saat dihubungi CNNIndonesia.com, Wikha menyebut anggotanya pun masih belum bisa masuk ke lokasi.

"Masih dicek, Forkopimda perjalanan ke Bogor," kata Wikha saat dihubungi Rabu sore.

Wikha belum membeberkan lebih lanjut ihwal kecelakaan tambang yang terjadi. Ia hanya menyebut muncul kepulan asap di lokasi.

"Info sementara ada asap. Kalau ledakan nanti saya cek dulu setelah sampai lokasi," ucap dia.

Wikha juga belum bisa memastikan apakah ada penambang yang terjebak. Kata dia, saat ini anggota belum bisa masuk ke lokasi.

"Anggota masih belum bisa masuk lokasi. Kadar CO [karbonmonoksida] masih tinggi," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima CNNIndonesia.com, lokasi kecelakaan tambang emas itu berada di Pongkor, Kabupaten Bogor.

Lokasi itu dikenal juga terdapat tambang emas yang dikelola PT Antam.

Lewat keterangan tertulis, Corporate Secretary PT Antam, Wisnu Danandi menegaskan tak ada ledakan di area tambang hingga ratusan orang terjebak di dalamnya.

"Antam memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan ANTAM yang terjebak di dalam area tambang," katanya.

Dia menerangkan video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan.

"Kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan Antam, dan seluruh aktivitas operasional perusahaan berada dalam kondisi terkendali," katanya.

Catatan redaksi: Berita ini diupdate pukul 18.49 WIB karena pemutakhiran informasi dari Kapolres Bogor soal kadar gas, sebelumnya dikabarkan kadar gas CO2

(dis/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK