Wagub Jabar: Alat Berat Tak Bisa Masuk Lokasi Longsor Cisarua

CNN Indonesia
Selasa, 27 Jan 2026 01:30 WIB
Proses pencarian dan pertolongan (SAR) korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat menghadapi kendala karena minimnya alat berat yang bisa dioperasikan di lokasi bencana. (AFP/TIMUR MATAHARI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Proses pencarian dan pertolongan (SAR) korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat menghadapi kendala karena minimnya alat berat yang bisa dioperasikan di lokasi bencana.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan saat ini tim SAR gabungan hanya dapat mengandalkan alat berat berukuran kecil.

"Kendala kita ini alat berat yang bisa masuk ini hanya alat berat kecil ya, beko kecil ada dua buah, dua unit," kata Erwan dalam wawancara CNN Indonesia TV, Senin (26/1).

Erwan menyebut kondisi jalan menuju lokasi yang tidak mampu menampung beban dan dimensi alat berat ukuran standar atau besar.

"Karena yang besar enggak memungkinkan untuk masuk ke lokasi dikarenakan jalannya tidak muat. Tidak memungkinkan untuk masuk alat berat yang lebih besar lagi," ujar Erwan.

Operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, kembali dilanjutkan pada hari ini Senin (26/1).

Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan sekitar 80 warga yang dilaporkan hilang sejak peristiwa longsor terjadi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, sebanyak 17 orang hingga Minggu (25/1). Dari 17 korban itu, 11 di antaranya telah berhasil diidentifikasi.

Pada Minggu kemarin tim SAR gabungan telah menyerahkan total 25 kantong jenazah. Jumlah ini sudah termasuk dari 11 jenazah yang berhasil teridentifikasi serta enam yang masih proses identifikasi.

Terbaru tim SAR gabungan kembali menemukan korban longsor. Dengan demikian hingga pukul 18.30 WIB, total ada 35 body pack yang telah dievakuasi.

(fra/kna/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK