Saksi dari Google Dihadirkan di Sidang Kasus Chromebook

CNN Indonesia
Selasa, 03 Feb 2026 21:11 WIB
Foto ilustrasi. REUTERS/Dado Ruvic
Jakarta, CNN Indonesia --

Saksi dari Google dalam sidang lanjutan kasus korupsi pengadaan laptop pendidikan Chromebook di Kemendikbudristek mengaku petinggi Google Asia Pasifik sempat ke Indonesia dan bertemu dengan Nadiem Makarim saat masih menjadi Mendikbudristek.

Selain dengan Nadiem, saksi mengaku Presiden Google Asia Pasifik, Scott Beaumont juga bertemu dengan Luhut Binsar Pandjaitan yang kala itu Menko Maritim dan Investasi serta Johnny G Plate saat jabat Menkominfo.

Itu adalah kesaksian dari Putri Ratu Alam selaku Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik di PT Google Indonesia dalam sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (3/2).

Terdakwa dalam sidang ini ialah Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, Sri Wahyuningsih selaku Direktur Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tahun 2020-2021, serta Ibrahim Arief alias Ibam selaku tenaga konsultan.

Kesaksian itu disampaikan Putri merespons pertanyaan Sri di dalam sidang. Pengacara meminta Putri menjelaskan siapa saja menteri yang pernah ditemui Beaumont. Putri menyebutkan Beaumont pernah bertemu Luhut, Plate, dan Nadiem di Jakarta.

"Tapi yang disebut cuma Menteri Kemendikbud saja. Sebenarnya siapa saja sih yang pernah ditemui oleh Scott Beaumont itu?" tanya pengacara Sri.

"Jadi Pak Scott Beaumont itu ke Jakarta pernah beberapa kali. Lalu yang di Februari 2020 bertemu dengan Pak Nadiem, dan kalau tidak salah bertemu juga dengan Pak Johnny Plate, Menkominfo pada saat itu. Lalu di November 2022, bertemu dengan Pak Nadiem, Pak Luhut Binsar Pandjaitan, dan juga Pak Johnny Plate lagi." jawab Putri.

Putri mengatakan pertemuan itu dilakukan untuk memperkenalkan program Google Indonesia ke menteri baru yang menjabat.

"Waktu itu pada Februari 2020 memang kalau ada pergantian kabinet, kami silaturahmi memperkenalkan diri lagi dengan menteri-menteri yang terkait. Memperkenalkan Google Indonesia dan program-program kami di Indonesia. Lalu yang November 2022 itu sebagai rangkaian kunjungan lagi. Waktu itu dengan Pak Johnny Plate kita membahas tentang Perpres Jurnalisme Bertanggung Jawab, dengan Pak Nadiem kami bicara soal program Bangkit khususnya, lalu dengan Pak Luhut berbicara soal banyak hal," jawab Putri.

Putri mengatakan pertemuan dengan Luhut terkait pengenalan program Google Indonesia hingga kolaborasi Google dengan ekosistem di Indonesia. Putri mengatakan saat itu Luhut menjadi keynote speaker dalam sebuah acara tahunan.

"Jadi waktu itu juga kami ada acara tahunan namanya Google for Indonesia, yaitu acara tahunan kami di mana kami memperkenalkan program-program kami di Google apa saja, lalu bagaimana kami berkolaborasi dengan ekosistem di Indonesia. Nah, Pak Luhut kebetulan saat itu menjadi salah satu keynote speaker di acara tahunan tersebut. Lalu sebelum beliau naik ke panggung, kami sempat bersilaturahmi sebentar," jawab Putri.

"Posisinya sebagai apa Pak Luhut saat itu?" tanya pengacara Sri.

"Pada saat itu adalah Menko Marves," jawab Putri.

Sebelumnya, sidang dakwaan Mulyatsyah, Sri dan Ibam, digelar pada Selasa (16/12/2025).

Jaksa mendakwa Ibam, Mulyatsyah dan Sri merugikan keuangan negara sebesar Rp2,1 triliun dalam kasus tersebut.

Jaksa mengatakan hasil perhitungan kerugian negara Rp 2,1 triliun ini berasal dari angka kemahalan harga laptop Chromebook sebesar Rp1,5 triliun (Rp1.567.888.662.716,74). Kemudian, dari pengadaan CDM yang tidak diperlukan serta tidak bermanfaat sebesar US$44 juta (US$44.054.426) atau sekitar Rp621 miliar (Rp621.387.678.730).

Nadiem Makarim juga telah menjalani sidang dakwaan pada awal Januari 2026. Tersangka lain dalam kasus ini, Jurist Tan, belum disidang karena masih buron, dan diduga berada di luar negeri.

Baca berita lengkapnya di sini.

(kid/ugo)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Sidang Nadiem Makarim Kembali Digelar

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK