Guru Ngaji di Probolinggo Siksa Murid Gara-gara Bikin Lecet Mobil Kiai

CNN Indonesia
Kamis, 26 Mar 2026 18:35 WIB
Guru ngaji di Probolinggo dilaporkan membanting dan menganiaya muridnya karena korban diduga tak sengaja menggores mobil milik seorang kiai hingga lecet.
Ilustrasi penganiayaan. iStockphoto/South_agency
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang guru ngaji di Kota Probolinggo, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi usai terekam kamera membanting dan menganiaya muridnya karena korban diduga tak sengaja menggores mobil milik seorang kiai hingga lecet.

Aksinya itu terekam video amatir berdurasi 15 detik dan viral di media sosial. Terduga pelaku terlihat tega membanting bocah yang masih di bawah umur.

Aksi kekerasan ini terjadi di sebuah musala di wilayah Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, pada Senin (9/3) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban MFR (9) diduga dibanting guru ngajinya berinisial SHL setelah korban tidak sengaja menggores mobil milik seorang kiai berinisial AZK. Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota oleh warga berinisial S pada Kamis (19/3).

Kasatres PPA dan PPO Polres Probolinggo Kota, AKP Rini Ifo Nila, mengonfirmasi adanya laporan itu. Ia menyebut pelapor merupakan guru mengaji korban.

"Betul, pelakunya adalah guru ngaji korban. Perkaranya karena korban tidak sengaja menggores mobil saat naik sepeda, sehingga terjadi peristiwa seperti di video," kata Rini, Kamis (26/3).

Rini mengatakan, polisi telah memintai keterangan dari pelapor, korban, dan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Petugas juga tengah mengumpulkan bukti-bukti pendukung, termasuk rekaman video yang viral di media sosial.

Selain itu, kata dia, korban MFR juga telah menjalani visum di RSUD dr Saleh Kota Probolinggo untuk memperkuat bukti kekerasan fisik.

Rini menyebut, selanjutnya, pihaknya akan melakukan pemanggilan terlapor. Aparat kepolisian menjadwalkan pemeriksaan terhadap terlapor S dalam waktu dekat.

"Langkah yang sudah kami ambil adalah memeriksa korban, pelapor, dan saksi, serta mengumpulkan alat bukti. Selanjutnya, kami akan memeriksa terlapor," tegas Rini.

(frd/gil) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]