HUT ke-499 Jakarta, Rano Karno Ungkap Fokus Kerja Pemprov DKI
Melanjutkan dan menuntaskan pekerjaan dari gubernur-gubernur DKI Jakarta sebelumnya, menjadi fokus utama kerja-kerja Pemnprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat berbicara mengenai makna HUT ke-499 Jakarta. Menurutnya, periode kepemimpinan lima tahun terlalu singkat untuk membuat program baru yang berpotensi tidak selesai.
"Makanya kalau kamu bertanya apa sih program kita? Kita enggak punya program yang baru. Kita hanya melanjutkan para Gubernur dulu lakukan," kata Rano dalam wawancara dengan CNN Indonesia.
Ia mencontohkan pembongkaran tiang monorel mangkrak di kawasan Jalan HR Rasuna Said yang belakangan dilakukan Pemprov DKI. Setelah dibongkar, kawasan itu kini telah ditata.
"Mungkin puluhan tahun tiang-tiang monorel itu enggak ada yang pernah berani tebang dan alhamdulillah kemarin diluncurkan oleh Pak Gubernur," katanya.
Ia juga menyinggung soal normalisasi sungai untuk mengatasi banjir. Rano mengatakan normalisasi sungai telah dilakukan gubernur sebelumnya.
"Normalisasi sungai itu dilakukan dari zaman maaf Pak Jokowi, zaman Bang Anies, zaman Ahok, kita lanjutkan normalisasi sungai. Karena sungai di Jakarta ya cuma itu. Ciliwung, kemudian seperti di Jakarta Barat, ini bagaimana caranya. Kita nggak akan buka sungai baru misalnya seperti itu," ujarnya.
Rano menjelaskan peringatan ulang tahun juga jadi momentum mengevaluasi target pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Tetap RPJMD 5 tahun tapi per tahun pasti kita bagi. Normalisasi Ciliwung berapa kilometer, kemudian infrastruktur jalan berapa, karena APBD ini kan harus dibagi. Nah jadi itulah fungsinya di tahun ini tercapai nggak target kita? Alhamdulillah tercapai gitu. Bukan hanya seremoni," katanya.