Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid angkat suara soal namanya kini tak lagi masuk dalam struktur kepengurusan pusat Partai Golkar di bawah Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Nusron membenarkan bahwa dirinya telah menyampaikan kepada Bahlil untuk mundur dari struktur kepengurusan, bukan sebagai kader.
"Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil dari tahun lalu. Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum," ujar Nusron usai rapat di kompleks parlemen, Senin (21/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia enggan menjawab saat ditanya soal alasan pengunduran dirinya. Nusron langsung meminta kepada awak media memberikan jalan pergi.
"Mas mohon maaf ya, mohon maaf ya, saya punya privasi untuk jalan, boleh enggak saya jalan?" Ujar Nusron.
Dalam kepengurusan Golkar 2024-2029, Nusron sebelumnya sempat menjabat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian. Namun, Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Nusron sudah mundur dari kepengurusan Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu.
Ia menyebut pengunduran diri itu disampaikan Nusron langsung kepada Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia.
Sarmuji tidak menjelaskan alasan Nusron mundur. Namun, ia mengatakan Nusron masih berstatus kader Golkar.
"Ya mundur. Pak Nusron menyampaikan langsung ke Ketua Umum. Seingat saya lebih enam bulan lalu," kata Sarmuji saat dihubungi, Minggu (20/9).

