Prabowo Panggil Bagus Muljadi dan Jajaran Akademisi ke Istana
Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah akademisi membahas upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Beberapa akademisi itu adalah Bagus Muljadi dari Nottingham University, Azwar Maas dari UGM, Muhammad Agung Santoso (UI), dan Elham Sumarga (ITB).
"Hari ini kita diundang untuk membahas masalah gambut," kata Kepala BRIN Arif Satria di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9).
Arif menyampaikan persoalan di lahan gambut ada dua hal, pertama persoalan Karhutla yang harus diselesaikan.
Lalu, kedua adalah ihwal sustainable use dari gambut.
"Karena kalau kita lihat kawasan hidrologis gambut itu kan 24 juta hektare. Dan berbasis pada peraturan pemerintah, pemanfaatan itu kan maksimum 70 persen dan fungsi lindung minimum 30 persen," ucap dia.
Arif mengatakan dari segi pemanfaatan berkelanjutan ini harus dirancang dengan sangat matang.
Ia menyebut ada banyak sekali masyarakat yang tinggal di kawasan hidrologis gambut.
"Karena di sana ada 41 juta penduduk yang hidup di kawasan hidrologis gambut," ucap dia.
Selain para akademisi dan Kepala BRIN, hadir juga Menhut Raja Juli Antoni dan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani.
(mnf/gil)