Sarang Narkoba Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi
Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan di kampung sarang narkoba, tepatnya di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Jumat (9/10).
Penggerebekan ini dilakukan oleh aparat gabungan sebanyak 700 personel yang terdiri dari Brimob, Badan Narkotika Nasional, Polres, dan TNI.
"Polisi bersama masyarakat kita lakukan hari ini serentak di dua lokasi, Kampung Ambon dan juga [kampung] Boncos, ya. Nah, ini kita kerja sama Brimob, BNN, kemudian Polres, Polda, ya, TNI," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso, di Kampung Ambon, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Jumat (9/10).
Bismo menyebut telah mengamankan 24 orang dari dua lokasi hasil penggerebekan. Namun, ia belum dapat memastikan para pelaku termasuk pengguna atau bahkan bandar.
"Nah ini dari dua lokasi tersebut berhasil diamankan ya, sementara dalam penyelidikan, itu dari Kampung Boncos itu ada 8 orang, kemudian dari Kampung Ambon ada 16 orang," ucap Bismo.
Lebih lanjut, Bismo mengatakan akan melakukan tes urin kepada 24 orang yang berhasil diamankan.
"Nah itu tentu akan kita lakukan penyelidikan. Juga kita akan lakukan cek urine kepada 16 dan 8 orang yang kita amankan," ucapnya.
Selain pelaku, tim juga berhasil mengamankan barang bukti seperti ganja, sabu, bong (alat hisap), hingga senjata tajam.
"Nah, barang temuan di lokasi di antaranya ada sabu, ya, kemudian ada ganja, ada sajam, itu panah, tombak, busur, ya, kemudian etomidate, ada timbangan, ya," kata Bismo.
Kemudian, Bismo menceritakan situasi menegangkan yang terjadi saat penggeledahan. Ia menyebut diduga pelaku melarikan diri sampai ke sungai sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh tim.
"Kita temukan orang-orang yang berusaha lari, ya. Ada yang ke sungai tadi, kemudian kita lakukan pengamanan, ya. Kita borgol," kata Bismo.
Setelah melakukan penggeledahan terhadal dua lokasi ini, Bismo menyebut akan menelusuri wilayah lain yang diduga menjadi sarang narkoba.
"Nanti kita akan berlanjut ke lokasi yang berikutnya, ya. Kita akan matangkan tekniknya, ya juga pasukannya, nanti akan kita berantas, kita operasi, kita razia," ucapnya.
Bismo menambahkan ia akan melakukan pemulihan dan rehabilitasi terhadap para pelaku pengguna narkoba, ternasuk melakukan upaya secara humanis melalui dialog.
"Nah, yang pertama kalau pengguna kita akan rehab ya, kita akan pulihkan, karena mereka adalah korban penyalahgunaan. Kemudian untuk operasi ini akan terus ya kita lakukan, tidak hanya insidental, tapi juga kita lakukan upaya-upaya dialogis, humanis, ngobrol," ucap Bismo.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia, penggeledahan dimulai sekitar pukul 09.45. Tim berkumpul di sekitar lokasi sebelum akhirnya memecahkan diri memasuki kompleks perumahan di Kampung Boncos dan Kampung Ambon.
Setibanya di lokasi, tim memasuki satu persatu rumah termasuk kos-kosan dan menggeledah satu persatu isi rumah. Tim bahkan melakukan dobrak paksa terhadap beberapa rumah. Ketika melakukan penggeledahan, banyak rumah yang sudah tidak berpenghuni.
Tim berhasil menemukan alat bukti sabu, ganja, alat hisap, beserta senjata tajam. Beberapa dokumen pribadi seperti KTP dan SIM juga ditemukan di dalam rumah.