"Kami mengungkapkan masalah ini karena ingin semua yang terlibat di F1 berpartisipasi untuk menemukan jalan keluar atas masalah ini, termasuk para tim besar," kata Bos tim Lotus, Gerard Lopez, seperti yang dikutip dari ESPN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada musim ini, tim Caterham dan tim Marussia menyatakan pailit dan sempat tidak mengikuti GP Brasil dan GP Amerika Serikat. Isu keuangan juga sering didengunkan oleh tim-tim lainnya seperti Force India, Sauber, dan juga oleh mantan pemilik tim F1, Eddie Jordan.
Selain akan membahas solusi krisis finansial, tim-tim kecil pun mendapatkan permintaan maaf dari Bernie Eccelstone yang pernah mengatakan bahwa tim kecil adalah 'pengemis'.
Kala itu di Austin tim Caterham sedang melakukan pengumpulan dana untuk menyokong kelangsungan mereka menyelesaikan musim balapan. Ecclestone sempat berkata: "Kami tidak mau mengemis-ngemis. Jika tim-tim itu tidak mampu berada di Formula 1, maka seharusnya mencari hal lain yang bisa dikerjakan"
Prihal permintaan maaf dari Ecclestone ini pemilik tim Lotus, Gerrard Lopez, berkata bahwa tim-tim kecil melakukan protes terhadap perkataan tersebut.
"Mereka mengerti bahwa seseorang menjadi pengemis jika ia tidak melakukan apapun untuk memperoleh uang. Ini bukan yang terjadi pada kami," kata Lopez sebagaimana dikutip dari The Guardian.
Sementara itu bos tim Sauber, Monica Kaltenborn, berkata: "Kami meminta adanya pengurangan biaya, dan tolong jelaskan kepada penggemar bahwa untuk ikut serta di Formula 1, setiap tim membutuhkan 300-400 juta dollar setiap tahunnya.
"Ini lebih dari sekadar mengemis," kata Kaltenborn.