Riedl sudah pasrah dengan nasibnya sebagai pelatih Indonesia setelah Boaz Solossa dan kawan-kawan kalah 0-4 dari Filipina pada pertandingan kedua Grup A Piala AFF 2014, Selasa (25/11).
Usai pertandingan melawan Filipina, Riedl mengaku akan segera meninggalkan Indonesia. Hal itu dikarenakan dalam kontraknya bersama PSSI, Riedl ditargetkan membawa tim Garuda juara Piala AFF 2014.
Meski hingga kini PSSI belum mengeluarkan pernyataan mengenai masa depannya, Riedl mengaku sudah siap dengan kemungkinan terburuk, yakni dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riedl membantah kondisi internal skuat Indonesia sedang tidak kondusif usai dikalahkan Filipina. Pelatih 65 tahun itu mengatakan, Indonesia tetap berambisi meraih kemenangan melawan Laos di laga terakhir Grup A, Jumat (28/11).
Indonesia butuh keajaiban untuk bisa lolos ke babak semifinal. Tim Merah Putih harus menang setidaknya selisih empat gol atas Laos, sambil berharap Vietnam dikalahkan Filipina dengan selisih lebih dari tiga gol.
Dua pertandingan terakhir Grup A akan digelar bersamaan mulai pukul 19.00 WIB. Indonesia akan melawan Laos di Stadion Hang Day, sedangkan Vietnam akan menjamu Filipina di Stadion My Dinh.
Baca Juga: Skuat Garuda Tidak Ingin Pulang dengan Tangan Kosong