CNN Forum

Pengelolaan Sepak Bola Punya Standar FIFA

Martinus Adinata, CNN Indonesia | Senin, 22/12/2014 20:02 WIB
Sepak bola memang olahraga rakyat, namun untuk mengelola hal tersebut perlu mengikuti standar yang telah baku diakui dunia melalui FIFA ilustrasi sepak bola dan keputusan peraturan (CNN Indonesia/Rengga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tata aturan mengenai pengelolaan sepak bola sudah diatur melalui FIFA sebagai federasi sepak bola dunia. Atas dasar itu pengelolaan sepak bola Indonesia pun harus mengikuti standar FIFA.

Anggota Komite Eksekutif PSSI Tony Apriliani menyatakan atas dasar itu negara tidak bisa semena-mena ikut campur dalam manajemen sepak bola. Namun, negara bisa masuk lewat jalur yang lain.

"Salah satu caranya dengan menyediakan dana dan juga infrastruktur. Salah satu contohnya di Indonesia belum ada stadion yang memenuhi standar FIFA, kecuali GBK (Gelora Bung Karno)," katanya dalam CNN Forum di kantor redaksi CNN Indonesia, Senin (22/12) malam WIB,"Ini adalah kewajiban negara untuk menyediakan sarana dan prasarana."


Itulah peran negara, kata Tony, termasuk dalam pendanaan. Namun, lanjutnya, pendanaan itu tak berarti negara bisa mengintervensi PSSI.
"Pemerintah katakanlah mau memberikan sesuatu (seperti dana, bantuan, dan lain-lain) jangan sebagai intervensi, tetapi sebagai cooperation," tukasnya dalam diskusi yang disiarkan secara langsung secara streaming oleh CNN Indonesia.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Djoko Pekik Irianto menegaskan PSSI akan memerlukan negara.

Walaupun begitu, masing-masing pihak akan bermain pada zona masing-masing. Namun, lanjutnya, ketika ada usulah evaluasi maka itu perlu dilihat sebagai suatu momen yang sangat bagus.

"Ini bagian dari kecintaan masyarakat saya kira," kata Djoko.

Salah satu polemik dari pengelolaan sepak bola adalah rencanan Menpora Imam Nahrawi membentuk tim sembilan untuk mengevaluasi pengelolaan sepak bola, termasuk PSSI. Hal itu mendapat kritik dari PSSI dengan mewanti-wanti agar menpora tak salah langkah.