Dalam keberatannya tertulis bahwa Alaa Abdul Zahra harusnya didiskualifikasi setelah tes pemeriksaan dopingnya menunjukan hasil positif saat berlaga melawan Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah menindaklanjuti bukti yang diajukan tim Iran, Komite Disiplin AFC memutuskan bahwa keberatan tersebut tidak diterima." Demikian tertulis di laman resmi AFC.
Iran berpegang bahwa kontrak Abdulzehra dengan Tractor Sazi dihentikan setelah ia gagal tes doping Agustus lalu.
Namun, kepada Football Picture Gallery, Abdul-Zahra menyatakan tuduhan itu tidak benar dan bersikeras bahwa ia bekerja di Tractor Sazi dengan berakhir damai.
"Itu tidak benar. Itu hanya cara (Iran) untuk membatalkan kekalahan," katanya.
Sebelumnya, timnas Irak berhasil mengalahkan Iran 7-6 lewat drama adu penalti.
Dengan kemenangan tersebut, Irak bertanding melawan Korea Selatan di babak semifinal yang akan berlangsung di Sydney besok malam. (vri)