Mengenai keputusan kickoff pada 4 April, Joko mengatakan, pihaknya sudah mengambil keputusan dengan matang. Jadwal itu diambil agar tidak berbenturan dengan kegiatan Timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BOPI dan PT Liga sendiri menggelar pertemuan untuk membahas hal ini pada pukul 16.00 WIB. Sempat terjadi deadlock setelah keduanya berdiskusi selama satu setengah jam, namun setelah diskusi dilanjutkan BOPI dan PT Liga bisa bersepakat.
"BOPI juga percaya PT Liga bisa memenuhi syarat administrasi klub. BOPI dan Kemenpora tidak ingin menghentikan kompetisi. Kami hanya ingin kompetisi berjalan profesional," ujar Noor Aman.
Keputusan ini menjadi angin segar bagi kompetisi sepak bola nasional. Pasalnya, PSSI harus memberikan perkembangan mengenai kickoff ISL paling lambat hari ini kepada FIFA.
Pada 19 Februari lalu, Joko Driyono yang juga bertindak sebagai Sekertaris Jenderal PSSI mengirimkan surat kepada sekjen FIFA, Jerome Valcke, mengenai tertundanya LSI yang sedianya akan digelar pada 20 Februari 2015. Valcke kemudian meminta PSSI untuk memberikan kabar selanjutnya paling lambat pada 23 Februari ini.
Juru bicara Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan, pihaknya menyambut positif kesepakatan antara PT Liga dengan BOPI dan juga akan menghubungi FIFA secara langsung untuk menjelaskan masalah.
"Kami juga akan memberikan surat ke FIFA untuk menjelaskan permasalahan kenapa ISL ditunda. Kami, Kemenpora tidak ada maksud untuk menghentikan kompetisi," ucap Gatot.
(har)