Pertandingan antara Parma dan Udinese yang seharusnya digelar di Stadion Ennio Tardini pada Minggu (22/2) dibatalkan atas perintah Presiden FIGC Carlo Tavecchio karena pertandingan itu direncanakan dilakukan tanpa penonton untuk menghemat pengeluaran.
"Kami telah menulis kepada otoritas pada Jumat (20/2) petang, menerangkan pada pukul 5.30 petang bahwa pertandingan dapat dilakukan di stadion secara terbuka. Kami telah mengatakan itu sejak Rabu lalu," katanya menjawab pertanyaan Radio Parma seperti dikutip Football Italia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manenti menegaskan dirinya akan mencoba mengatasi masalah keuangan itu hingga ujung kemampuannya.
Untuk menindaklanjuti krisis yang dialami klubnya, Manenti menyatakan akan melakukan pertemuan dengan Walikota Parma, Federico Pizzarotti. Pertemuan--yang juga akan dihadiri praktisi hukum--untuk membahas risiko kebangkrutan Parma itu seharusnya digelar hari ini namun ditunda jadi besok.
Secara terpisah, Pizzaroti justru menyalahkan FIGC telah memperburuk krisis yang dialami Parma.
"Manenti tidak dapat menyelesaikan hari ini karena masalah pribadi. Namun dia bukanlah satu-satunya yang membuat saya kecewa. Saya lebih menyesal lagi karena aturan FIGC," ujar Pizzaroti dalam wawancara dengan Radio Anch'io lo Sport. (kid/kid)