Seusai pertandingan, ketika melewati kamera dan sejumlah wartawan, penyerang tim nasional Swedia tersebut mengomel dengan menggunakan bahasa Inggris, "dalam 15 tahun bermain, saya tak pernah sekalipun melihat wasit yang bagus dari negara yang jelek ini"
Tak berhenti sampai di sana, empunya nomor punggung 10 itu kemudian mengumpat dan mengata-ngatai negara Perancis, bahwa PSG terlalu bagus untuk berada di Perancis. Aksi Ibrahimovic ini tertangkap kamera dan kemudian sempat menghebohkan lini masa Twitter dan Facebook.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, ketika ditanyai apakah otoritas sepak bola harus memberikan sanksi disiplin bagi Ibrahimovic, Le Pen berkata: "Setidaknya hal itu yang bisa mereka lakukan."
Sementara itu, koran Le Parisian menggunakan halaman depannya untuk melabeli tindakan Ibrahimovic sebagai tindakan yang "tidak bisa diterima."
Ibrahimovic sendiri telah meminta maaf atas aksinya tersebut. Menggunakan Instagram, Ibrahimovic mengeluarkan pernyataan:
"Saya ingin meminta maaf jika saya menyinggung siapa pun. Saya ingin memperjelas bahwa kata-kata saya tidak ditujukan bagi negara Perancis atau orang Perancis. Saya sedang berbicara tentang sepak bola. Saya kalah dalam suatu pertandingan, dan saya menerima hal itu. Tapi saya tidak menerima jika wasit tidak menepati peraturan.
"Dalam kemarahan, saya mengekspresikan diri saya. Dan semua orang tahu bahwa dalam momen-momen seperti itu, kata-kata bisa berlebihan dalam mengungkapkan makna sebenarnya."
Atas tindakannya tersebut, Ibrahimovic akan dipanggil oleh Professional Football League pada Kamis (19/3). (vws)