Tak mendapat tempat di tim utama Rossoneri, kontrak Torres dipermanenkan Milan dan ditukar pinjam dengan penyerang Atletico Madrid pada jendela musim dingin ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi pria yang akan berulang tahun ke-31 pada 20 Maret nanti itu ia justru kecewa dengan kritikus yang menilai kariernya lewat statistik permainan. Ia mengaku heran dan tak mengerti dengan pandangan kritikus tersebut.
"Seperti berenang dengan pakaian basah, yang semakin lama semakin berat," kata Torres kepada koran Spanyol, El Pais, seperti dikutip Sky Sports, "Saya tahu kondisi diri saya, dan merasa baik. Pada akhirnya keraguan tersebut hilang. Akan tetapi, kemudian datang lagi (kritikus) yang lain, dan datang lagi yang lain."
Satu di antara pengalaman-pengalaman terbaik bagi Torres adalah ketika ia memenangkan Liga Champions bersama Chelsea pada 19 Mei 2012. Pada laga final melawan Bayern Munich tersebut, Torres masuk di menit ke-84 menggantikan Salomon Kalou.
"Saya memiliki kenangan yang baik karena memenangkan Champions adalah mimpi sejak saya masih seorang bocah, ketika saya masih pergi untuk melihat Atletico Madrid (bertanding)," katanya. "Memenangkan Liga Champions (dengan Chelsea) membuat saya sangat bangga." (kid/kid)