Barrichello : Balapan F1 Terlihat Membosankan
Dika Dania Kardi | CNN Indonesia
Kamis, 26 Mar 2015 04:31 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pembalap Ferrari Rubens Barrichello menilai balapan formula satu (F1) kini terlihat membosankan. Kritik itu disampaikan pria asal Brasil itu jelang Grand Prix Malaysia.
Pada seri pembuka, grand prix di Sirkuit Albert Park, Australia, 15 Maret lalu, Barichello berseloroh dirinya tertidur.
"Saya mencoba untuk menonton, tetapi saya mendapatkan satu titik di mana saya bahkan susah untuk tetap terjaga," kata pria yang dikenal sebagai pembalap F1 dengan masa aktif terlama sedunia seperti dikutip Sky Sports.
Hal sama diungkapkan mantan pembalap tim Renault, Nelson Piquet Jr. Menurut Piquet dirinya mengaku tak melihat balapan di Albert Park secara langsung.
"Namun saya mendengar tentang ini dan ini adalah sebuah hal yang memalukan karena hanya ada 15 atau 16 mobil yang memulainya," kata Piquet Jr."Kami ingin ini untuk kembali lagi ketika (balapan kata McNair).
Sebelumnya, setelah GP Australia, tim Red Bull mengancam akan memboikot seri grand prix tahun ini karena terlihat tim Mercedes lebih mendominasi.
"Sulit untuk mengetahui siapa yang berbohong, namun dia telah menghabiskan lebih banyak waktu dalam hidupnya untuk mengkritisi mesin," kata Cyril Abiteboul yang kini diia menjadi manajer operasi tim Renault.
Seri kedua akan berlangsung di GP Malaysia pada 29 Maret nanti. (kid/kid)
Pada seri pembuka, grand prix di Sirkuit Albert Park, Australia, 15 Maret lalu, Barichello berseloroh dirinya tertidur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun saya mendengar tentang ini dan ini adalah sebuah hal yang memalukan karena hanya ada 15 atau 16 mobil yang memulainya," kata Piquet Jr."Kami ingin ini untuk kembali lagi ketika (balapan kata McNair).
"Sulit untuk mengetahui siapa yang berbohong, namun dia telah menghabiskan lebih banyak waktu dalam hidupnya untuk mengkritisi mesin," kata Cyril Abiteboul yang kini diia menjadi manajer operasi tim Renault.
Seri kedua akan berlangsung di GP Malaysia pada 29 Maret nanti. (kid/kid)