Semua bermula dari kesalahan Marquez yang keluar jalur di tikungan pertama balapan. Pebalap Repsol Honda itu kemudian berusaha memangkas ketinggalan dengan tampil agresif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Marquez berusaha mengejar ketinggalan, tapi tanpa mempertimbangkan fakta ada pebalap lainnya di trek. Di tikungan enam, dia masuk di antara saya dengan Barbera," ujar Bautista seperti dilansir Crash.net.
Bautista menganggap kompatriotnya tersebut sebagai pribadi yang menyenangkan. Namun, mantan pebalap Gresini Honda mengatakan, tindakan Marquez tidak bisa diterima.
"Marquez pria yang baik, tapi dia tampil agresif di masa lalu di situasi seperti ini. Saya pikir tepat bagi kita untuk berbicara kepadanya, karena itu terlalu berisiko. Beruntung saya tidak mengalami kecelakaan," ujar Bautista.
Marquez mengakhiri balapan di Sirkuit Losail di posisi kelima. Ini adalah kali pertama pebalap 22 tahun itu gagal meraih podium di GP Qatar sejak melakoni debut di MotoGP pada 2013. (har/har)