"Saya tidak mengerti soal legalitas dan lain-lain. Tidak usah dibuat ribet. Yang kita inginkan hanyalah latihan dan pertandingan sepak bola," tutur Ibnu kepada CNN Indonesia seusai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Status larangan bermain mengganggu benak para pemain dan itu berdampak pada kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan di pertandingan tadi," tutur Ibnu.
Satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak oleh Slamet Nurcahyo pada menit ke-16. Diawali tendangan bebas Dutra yang masih membentur mistar gawang, bola liar disambar tandukan Mba-Mba yang tak sempurna. Kemudian datang Slamet Nur Cahyo yang menyambar bola dan sukses merobek gawang Mitra Kukar.
"Empat pemain kami masih dalam masa pemulihan dan hal itu juga yang membuat pertandingan pertama ini berjalan semakin berat," kata Ibnu.
Pada laga selanjutnya, Persebaya akan menghadapi tim promosi Pusamania Borneo FC pada Rabu (8/4).
"Kami harus berpikir positif dalam persiapan menghadapi laga tersebut," ujar Ibnu. (ptr/ptr)