Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Saleh Ismail Mukadar ditampar oleh preman yang memaksa masuk acara diskusi tersebut. Menurut keterangan Saleh kepada CNN Indonesia, dialog yang disiarkan langsung itu juga dihentikan secara paksa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nalar kekerasan yang melekat dalam cara berpikir dan bertindak ormas semimiliter itu akhirnya dipakai untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sepakbola."
Dalam insiden semalam, ratusan bonek sendiri mendatangi Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk melaporkan hal tersebut. Bonek juga menuntut kepolisian untuk mengusut dan menindak tegas para pelakunya.
Selain itu, salah satu bunyi pernyataan sikap lainnya adalah "menuntut PSSI tidak menggunakan ormas semimiliter sebagai tukang pukul dan centeng."
Menurut Dedy, bonek sendiri akan melakukan aksi longmarch sebagai bentuk pernyataan sikap terhadap penolakan kepada Kongres Luar Biasa PSSI yang diadakan di Hotel JW Marriott.
"Kurang lebih lima ribu hingga sepuluh ribu bonek dari berbagai daerah akan mengikuti longmarch," kata Dedy saat dihubungi via sambungan telepon. "Sikap kami tegas, kami tolak Kongres PSSI."
(vws)