Hal itu menambah rumor seputar situasi yang tengah dialami Manajer Liverpool saat ini, Brendan Rodgers. Gagal di Liga Champions, gagal di Liga Europa, gagal di Piala Liga, gagal di Piala FA, dan juga sulit untuk mengejar finish di empat besar membuat posisi Rodgers di Anfield tengah terancam didepak.
Redknapp yang mundur dari QPR awal tahun ini secara terang-terangan mengakui dirinya tertarik menjadi juru taktik Liverpool karena kepincut atmosfer Stadion Anfield--markas The Reds.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat para penonton menyanyikan You'll Never Walk Alone, bulu kuduk Anda akan merinding. Anfield merupakan tempat yang luar biasa dan Liverpool merupakan klub yang hebat."
Di samping itu, banyak rumor yang beredar mengenai keputusan mundur Redknapp termasuk tentang perselisiahannya dengan pemilik klub, Tony Fernandes.
"Saya tidak tahu lagi siapa yang mendukung saya hingga akhir. Saya tidak terbiasa dengan situasi seperti itu di sebuah klub sepakbola," ujar Redknapp saat ia meninggalkan QPR awal musim lalu.
"Di balik layar saya selalu merasa ada satu-dua orang yang memiliki agenda mereka masing-masing."
Akhir pekan ini QPR akan melakoni laga tandang ke Stadion Anfield dalam lanjutan Liga Inggris pada Sabtu, 2 Mei 2015. (kid/kid)