Mourinho terkenal dengan selebrasinya yang terbilang gila saat melemparkan jaket dan juga medalinya ke arah penonton sebagai bagian dari perayaan kemenangannya bersama Chelsea di tahun 2005 silam.
"Saya sungguh tidak peduli. Saya memiliki banyak replika dari setiap piala yang saya menangkan dan saya tidak peduli dengan replika piala dan juga medali," ucap Mourinho seperti dikutip dari Mirror.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Mourinho menegaskan bahwa dirinya memiliki alasan yang kuat mengapa ia bersikap tak peduli terhadap medali-medali yang dimenanginya.
"Saya masih mengingat semua momen-momen yang telah saya lalui dalam hidup saya selama ini," kata pelatih berjuluk 'The Special One' ini melanjutkan.
Hanya Rayakan Kemenangan Selama Lima Menit
Chelsea kini sudah benar-benar berada di ambang juara dan hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikannya. Laga lawan Crystal Palace di Stamford Bridge hari Minggu nanti bisa berujung pesta pendukung Chelsea.
"Jika itu terjadi, saya hanya akan menikmati gelar Liga Primer Inggris yang kami menangkan selama lima menit dan selanjutnya harus mulai berpikir mengenai musim depan," tutur Mourinho.
"Kemenangan memang akan menyenangkan namun kami juga pasti akan segera berpikir untuk mempersiapkan diri menghadapi musim depan," ucap pria yang mengantar Inter Milan meraih treble winners di 2010 ini menegaskan. (ptr/ptr)