"Ketika ia mengambil alih Munich dari (Jupp) Heynckes, kami merasa bahwa pekerjaan itu adalah pekerjaan impian, yaitu mengambil alih klub yang baru saja memenangkan trebel. Namun ia belum membawa mereka ke level selanjutnya. Bahkan, mereka terlihat alami kemunduran."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski mengatakan Guardiola gagal dalam membangun Munich, Redknapp menyadari beberapa kesulitan yang harus dihadapi pelatih asal Spanyol tersebut.
"Guardiola juga tidak beruntung karena ia tidak memiliki [Franck] Ribery dan [Arjen] Robben -- saya ada di final Liga Champions dua musim lalu, dan mereka memanaskan tim mereka dan menjadi pembeda, seperti [Lionel] Messi untuk Barcelona malam ini."
Sementara itu, mantan pemain yang juga jadi pengamat sepak bola, Thierry Henry, juga memberikan pujian untuk Luis Enrique, yang baru saja menghancurkan Bayern dan kini di ambang mendapatkan gelar treble dalam musim pertamanya bersama Barcelona.
"Anda harus memberikan pujian kepada Luis Enrique, karena sebelumnya pertandingan itu adalah tentang Guardiola yang kembali ke rumah," kata Henry.
"Pada mulanya, Enrique mendapatkan banyak kritik dan banyak pihak yang bertanya-tanya apakah ia mampu mengemban jabatan sebagai pelatih Barca. Bisa membalikkan keadaan ketika menghadapi salah satu manajer terbaik sangat mengesankan."
"Yang saya kagumi darinya adalah ia membela Luis Suarez ketika seluruh orang mempertanyakan mengapa Suarez harus bermain. Anda harus memberikan pujian karena hal itu, karena Anda akan berada di bawah tekanan di klub ini. Tidak mudah." (vws)