"Sehingga, jadwal kompetisi-kompetisi lain yang dikelola PT Liga Indonesia akan disesuaikan, yaitu dari bulan Oktober, November, dan seterusnya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyepakati pemberhentian kompetisi dan konsekuensi lanjutan terhadap kondisi finansial, manajemen liga juga menyampaikan proyeksi kompetisi musim berikutnya.
Untuk teknis pertandingan tersebut, Joko mengatakan masih akan didiskusikan. "Diharapkan tanggal 26 Mei bisa kick off," kata Joko.
Menurutnya, turnamen pra musim tersebut memiliki tiga tujuan penting, yaitu melindungi kerja sama antara liga dan sponsor, agar pemain tidak 100 persen mengganggur dan juga mendapatkan pemasukan.
Oleh karena itu, pada kompetisi pre-season, klub akan mendapatkan uang hadiah, yaitu Rp 1 miliar di babak awal, tambahan Rp500 juta untuk klub yang lolos di babak kedua, Rp800 juta untuk delapan besar, Rp500 juta semi final, dan tambahan Rp250 juta di partai final.
"Sementara klub yang menjadi juara akan mendapatkan hadiah satu miliar rupiah."
PT Liga Indonesia mengatakan, klub-klub kehilangan pendapatan dari sponsor hingga lebih dari 50 persen. Oleh karenanya Joko berharap "hadiah" turnamen pra musim bisa sedikit membantu klub.
(vws)