Dikutip dari The Guardian, Luca yang merupakan anak dari Zinedine Zidane ini berhasil menggagalkan dua tendangan Belgia pada tiga kesempatan tendangan pertama.
Setelah itu, Luca tanpa ragu berdiri sebagai eksekutor. Meskipun berposisi sebagai kiper, namun Luca ternyata penuh percaya diri mengeksekusi penalti dengan teknik panenka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung bagi Luca, kegagalan eksekusinya ini tidak membuat mentalnya jatuh. Luca kembali mampu menggagalkan Ismail Azzaoui yang menjadi penendang kelima Belgia dan kesuksesan Odsonne Edouard mencetak gol di kesempatan berikutnya membuat Prancis lolos ke babak final.
Tendangan Zidane pun mengenai mistar gawang namun bola kemudian meluncur ke dalam gawang dan menjadi gol bagi Prancis.
Satu hal lagi yang berbeda, keberhasilan penalti Zidane ketika itu tidak membuat Prancis berhasil menjadi juara. Sebaliknya Luca, walaupun penaltinya gagal, Prancis U-17 tetap memenangkan pertandingan.
Berikut tendangan panenka Luca Zidane yang gagal:
[Gambas:Youtube] (ptr/ptr)