Sepak Bola Argentina Berduka untuk Kedua Kali

M. Arby Rahmat | CNN Indonesia
Senin, 25 Mei 2015 07:13 WIB
Untuk yang kedua kali dalam 10 hari terakhir, Argentina berduka karena pesepak bola yang meninggal dunia saat sedang bermain di lapangan.
Untuk kedua kali dalam 10 hari terakhir, sepak bola Argentina harus kehilangan seorang pesepakbola. (Getty Images/Thinkstock)
Buenos Aires, CNN Indonesia -- Pemain bertahan Atletico Parana, Cristian Gomez, meninggal dunia ketika sedang dibawa rumah sakit setelah sempat tidak sadarkan diri di lapangan dalam pertandingan  Minggu (24/5). Kematian Gomez adalah tragedi kedua dalam dunia sepak bola Argentina dalam 10 hari terakhir.

Gomez yang berusia 27 tahun tersandung beberapa kali sebelum jatuh pingsan setelah bermain setengah jam di laga Divisi Kedua Primera B Nacional melawan Boca Unidos yang berlangsung di timur laut kota Corrientes.

"Ini merupakan sebuah kasus pemain pingsan dan meninggal seketika. Kami mencoba untuk menyadarkannya, namun ia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Miguel Darre, dokter dari klub tuan rumah Boca Unidos.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika Gomez pingsan, rekan satu tim dan pemain lawan segera melepas pakaian untuk mengipasinya dan berteriak meminta bantuan.

"Ia meninggal ketika kami tiba. Para dokter mengatakan kepada kami mereka tidak dapat menyadarkannya."

"Ini benar-benar tidak diduga, tidak dapat dipercaya. Selama ini ia (Gomez) baik-baik saja," ucap pengawas pertandingan, Ramon Gomez.

Berdasarkan lansiran dari Reuters (25/5), pertandingan-pertandingan di seluruh divisi di Argentina baru saja digelar kembali setelah dihentikan sementara akhir pekan lalu karena peristiwa meninggalnya seorang pemain berusia 21 tahun, pada 14 Mei lalu.

Emanuel Ortega, pemain bertahan dari San Martin de Burzaco, meninggal di rumah sakit sepuluh hari lalu setelah sempat koma beberapa waktu sejak mengalami cedera kepala. Pada sebuah pertandingan 11 hari sebelum kematian Gomez, Ortega terjatuh dan kepalanya membentur tembok beton yang mengitari lapangan. (vws) Add as a preferred
source on Google