Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Tony Aprilani, mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pihak FIFA melalui ketua umum La Nyalla Mattalitti dan wakil ketua Hinca Panjaitan yang menghadiri kongres di Zurich.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau posisi seperti ini, meski gugatan sudah dikabulkan, FIFA kan tidak tahu prosesnya bagaimana di Indonesia. Kemungkinan besar kita masih bisa terkena sanksi," katanya.
"Pemain kita yang di luar juga tidak bisa main, harus kembali pulang. SEA Games dan Asian Games juga tidak bisa kita ikuti," ucapnya.
Ketika ditanyakan mengenai langkah PSSI jika Indonesia benar-benar terkena sanksi, Tony mengatakan, "Kita tetap jalankan program dan mungkin bikin turnamen tarkam (antar kampung)."
Perseteruan antara Kemenpora dan PSSI sempat mereda setelah kedua pihak bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (25/5).
Di hari yang sama, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur juga mengeluarkan putusan sela agar Kemenpora mencabut SK pembekuan sesuai gugatan PSSI. (har/har)