"Kalau mau protes kemarin seharusnya di technical meeting. Sekarang pertandingan sudah jalan," ucap Taufik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua V Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI, Hanny Surkatty, menganggap protes Filipina hanya untuk mengganggu fokus timnas voli putri Indonesia. Hanny juga mengatakan, Filipina seharusnya melakukan protes di technical meeting.
"Saya sudah berikan dokumen ke panitia, yang menerangkan bahwa kita sesuai dengan peraturan IOC dan FIVB. Dan April tadi main lawan Filipina, dan kita menang 3-0," sambungnya.
Sebelumnya, Filipina telah mengajukan keberatan kepada SINGSOC mengenai status Aprilia. Pihak Filipina mempertanyakan jenis kelamin atlet voli yang memperkuat Jakarta Electric PLN tersebut. Filipina meminta Komite Medis SEA Games melakukan tes hormon terhadap Aprilia
Aprilia sendiri tetap bisa memperkuat Indonesia saat mengalahkan Filipina 25-22, 25-20, dan 25-14 di OCBC Arena. (har/har)