Menurut Pacak, apa yang terlihat saat laga merupakan hasil terbaik yang bisa dilakukan pihaknya. Menurutnya, tak cukup waktu untuk bisa benar-benar menghapus lambang tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pacak juga mengaku pihak kepolisian telah menangkap beberapa orang yang dianggap bertanggung jawab atas kejadian itu. Mereka dipastikan akan diproses secara hukum.
"Sebenarnya, kami terus berusaha memperbaiki diri. Tapi malam ini ternyata terjadi lagi hal yang tidak diinginkan," ujar presiden asosiasi sepak bola Kroasia, Davor Suker.
Sebelumnya, pada 2006, saat laga persahabatan melawan Italia, 200 pendukung timnas Kroasia membentuk formasi lambang Swastika. Kala itu, mereka juga menunjukkan salam khas Nazi.
Laga kualifikasi Piala Eropa 2006 grup H antara Kroasia versus Italia berakhir imbang 1-1 di Stadion Poljud di Kota Split, Sabtu (13/6) dini hari WIB.
Kroasia memimpin lebih dulu lewat gol yang dilesakkan Mario Mandzukic pada menit ke-11, sementara tim tamu mengimbangi gol itu lewat titik putih yang dilesakkan Antonio Candreva pada menit ke-36.
Hasil itu tak menggoyahkan posisi Kroasia di puncak klasemen sementara Grup H, sementara Italia mengekornya dengan selisih dua poin. (vri)