Namun, pertandingan akhirnya selesai dengan skor imbang setelah Paraguay berhasil mengejar defisit dua gol melalui Nelson Valdez (60) dan Lucas Barrios (90'). Paraguay pun terselamatkan dari kekalahan.
"Sebuah sisi Paraguay yang hebat adalah yang tak pernah menyerah dan kami telah membuktikan itu hari ini lagi," tukas Valdez seperti dikutip Reuters."Bahkan jika kami tidak bagus seperti mereka dalam skill pemain individu, sebagai sebuah tim kami lebih baik."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tahu bahwa kami tak perlu kalah dan kami mulai tumbuh kepercayaan diri. Ini menjadi sebuah kemenangan bagi kami," kata pencetak gol pertama Paraguay tersebut.
Dalam jumpa pers usai pertandingan Martino mengatakan apa yang terjadi pada pertandingan pertama itu adalah hal yang paling ia takutkan.
"Ini jelas sekali kami harus memainkan pertandingan dengan kontrol yang absolut," tukas pria dengan nama kecil Tata tersebut."Kami mengontrol pertandinan untuk 50 menit dan kami tidak dapat mencetak gol lagi. Setelah (gol Valdez) itu kami semua diliputi rasa ragu. Kami tertarik dan mundur ke wilayah kami sendiri dan tidak dapat tetap menjaga tekanan seperti di babak pertama."
Kiper Argentina Sergio Romero mengatakan setiap pertandingan dengan tim di Amerika Selatan tak akan berlangsung bak sebuah hadiah yang menyenangkan.
"Kami tahu bahwa Paraguay akan bermain keras," kata Romero. (kid/kid)