Namun, kelegaan Dunga itu hanya berlangsung sesaat karena ia harus segera memikirkan taktik jitu untuk meredam Paraguay di babak delapan besar nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski di pertemuan terakhir Brasil menelan kekalahan lewat drama adu penalti di tangan Paraguay, namun Dunga menyebut hal itu tidaklah akan memengaruhi duel kali ini.
"Yang harus kami lakukan adalah fokus terhadap pertandingan yang ada di depan mata saat ini," ucap Dunga.
Dunga kemudian menilai bahwa performa Brasil di babak penyisihan cukup memuaskan. Di babak penyisihan, Brasil hanya menang 2-1 atas Peru dan Venezuela, dan kalah 0-1 di tangan Kolombia.
Taktik yang cenderung defensif yang diterapkan Dunga jadi salah satu sebab kegagalan Brasil menggelontorkan banyak gol ke gawang lawan. Namun Dunga menegaskan bahwa menang dengan banyak gol bukanlah tujuan utama mereka.
"Copa America saat ini berlangsung dengan sangat ketat dan seluruh tim yang ada di dalamnya memiliki kekuatan yang merata."
"Fokus kami saat ini adalah memenangkan pertandingan dan jalan menuju partai puncak masihlah jauh," tutur Dunga menegaskan.
Dunga juga tidak ambil pusing dengan tidak adanya sosok Neymar dari timnya saat ini.
"Kami tidak pernah membangun tim ini dengan seseorang menjadi pusat kekuatannya."
"Saya selalu yaki bahwa Brasil akan tampil semakin baik saat turnamen mulai memasuki fase krusial," kata Dunga. (ptr/ptr)