[Gambas:Twitter]
Krasniqi adalah imam dari masjid terbesar di Pristina, ibu kota Kosovo. Namun, pada September tahun lalu ditangkap oleh Amerika Serikat atas dugaan terorisme dan menghasut kebencian rasial. Ia adalah satu dari 15 tersangka yang diduga mencoba untuk melakukan perekrutan jihadis untuk dikirim ke Suriah. Krasniqi beberapa waktu kemudian telah dibebaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam unggahan Facebook yang ia tulis tanggal 30 Juni 2015 pukul 05.30 pagi waktu setempat, Shaqiri menjelaskan bahwa foto tersebut telah menimbulkan banyak kontroversi yang tidak perlu.
"Saya tidak menyadari bahwa ia terkait dengan terorisme. Saya tidak dapat memeriksa karakter setiap penggemar saya yang ingin mengambil foto saya."
"Kami para Shaqiri adalah Muslim yang taat dan sangat jauh dari semua tindakan ekstrimis,' tulisnya. (vws)